MENTAWAI, SUMBAR – Memperingati hari kanker sedunia yang jatuh pada 4 Februari 2020, Puskesmas di empat pulau besar Mentawai termasuk RSUD telah melaksanakan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test terhadap sebanyak 197 orang.

“Data ini sesuai pemeriksaan yang dilakukan 7 puskesmas termasuk RSUD.” kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, di ruang kerjanya, Rabu (5/2/2020) sore.

Dia menjelaskan, sasaran IVA test ini meliputi para ibu rumah tangga. Dari 197 yang diperiksa, 4 orang terdeteksi positif terkena kanker serviks. Bagi 4 orang ini nanti akan dilakukan penanganan pemeriksaan menggunakan Pap Smeer.

“Secara detail  pemeriksaannya  dilakukan di laboratorium yang tersedia di rumah sakit," ujarnya.

BACA JUGA: IVA Test Gratis di Puskesmas Muara Siberut..

Lebih jauh dia mengatakan, momen peringatan hari kanker sedunia, pihaknya memanfaatkan untuk meningkatakan kesadaraan masyarakat global khususnya warga Mentawai, terhadap penyakit kanker.

"Penyakit kanker ini merupakan pembunuh nomor dua di dunia, maka dari itu  kita mengajak masyarakat untuk peka dengan melakukan pemeriksaan kanker rahim setiap dua tahun sekali," tutur Lahmuddin.

Pemeriksaan ini dilakukan supaya deteksi dini bisa diketahui petugas serta cepat dilakukan pencegahan, karena kanker sangat berbahaya. Oleh sebab itu edukasi soal ilmu pengatahuan kanker ini terus dilakukan.

Pemeriksaan kanker sejak dini ini, lanjut Lagmuddin, nantinya diwajibkan bagi setiap warga untuk melakukan pengecekan secara berkala, karena pemeriksaan tidak cukup sekali saja. 

Menurutnya, penyebab terjadinya kanker rahim pada kaum ibu, antara kurang menjaga kebersihan kewanitaan, melakukan hubungan intim dengan banyak pasangan, termasuk salah satunya kebiasaan merokok.

“Apabila seorang wanita sudah merokok , wanita perokok tersebut dua kali beresiko  terjadinya kanker rahim” ungkap Lahmuddin.

Dalam momen hari kanker sedunia ini, dia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan  hal tersebut, supaya terhindar dari penyakit kanker rahim. Dalam hal ini perlu dilakukan pemeriksaan deteksi dini serta diharapkan juga masyarakat sadar dengan kesehatan. 

(ers)
 
Top