PADANG -- Reuni Akbar 30 Tahun Alumni SMP Negeri 7 Padang Angkatan 1990 (baca: Alumni SMP 7 Padang'90- red) di Grace Hill Villa Lubuk Minturun, Padang, Sabtu (8/2/2020) kemarin, berlangsung hangat dan meriah.

Dihadiri puluhan alumni di perantauan, pada ajang temu kangen ini sekaligus dilaksanakan pemilihan Ketua Umum berikut pembentukan pengurus baru Ikatan Alumni SMP 7 Padang' 90 dengan Ketua Umum terpilih, Rizky Rahmadani, SH, M.KN.

Bersama notaris perempuan yang akrab disapa Qiqi ini, kepengurusan inti diperkuat oleh Ade Tritikum, SE selaku Ketua Harian, Agus Ferdi, SE (Sekretaris Umum), Hj. Eni Desfitri (Bendahara Umum) dan Ronaldi Putrawan (Wakil Sekretaris Umum).



Kepengurusan inti ini nantinya akan bertindak selaku tim formatur yang dalam waktu dekat akan menyempurnakan komposisi kepengurusan lengkap dengan bidang-bidang sesuai kebutuhan.


Sebagaimana perkumpulan sejenis lainnya, ungkap Qigi, selepas pengukuhan kepengurusan baru nantinya, ia bersama rekan-rekan pengurus lainnya akan lebih menitikberatkan kegiatan pada hal-hal bersifat sosial demi lebih eratnya ikatan tali silaturahmi, saling atensi dan empati antara sesama alumni dimana saja berada. Ini tentunya akan bisa terwujud bila diaplikasikan secara bersama-sama.

Ketua Umum terdahulu, H. Zayadi Mutiara, SE, optimistis, kepengurusan baru yang dikomandoi Qiqi bisa membawa wadah Ikatan Alumni SMP 7 Padang'90 menjadi lebih baik dan solid lagi ke depannya.



"Lancar dan suksesnya penyelenggaraan reuni akbar 30 tahun alumni SMP 7 Padang angkatan 1990 pada hari ini, merupakan awal yang baik bagi Qiqi dan teman-teman di kepengurusan baru untuk lebih optimal dalam memenej kebersamaan antar alumni seangkatan dimana saja berada," ungkap pesepakbola dan pebisnis sukses yang akrab dipanggil "Bayad" ini.

Perbedaan Jadikan "Bunga-bunga Indah"

Menurutnya, yang namanya bersama tentu sarat dengan perbedaan. Demikian pula halnya sebuah wadah alumni. Keberagaman karakter, latar belakang profesi, penghidupan dan lainnya yang terangkum dalam sebuah wadah alumni, hendaknya disikapi secara bijak dan dewasa, anggap sebagai "bunga-bunga indah" yang menjadikan kebersamaan semakin kokoh. Lebih tonjolkan sikap saling atensi, saling support dan saling empati selaku makhluk sosial. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. "Bersama kita bisa!," ujarnya menyemangati. 

Ia sekaligus mengapresiasi dan sangat berterimakasih atas penyelenggaraan reuni akbar yang sangat meriah dan sukses oleh Ade, Qiqi dan lainnya di meja kepanitiaan. 

Pada kepengurusan Ikatan Alumni SMP 7 Padang'90 terdahulu, Bayad didampingi Ecevit Demirel selaku Wakil Ketua Umum, Krisvi Emril (Ketua Harian), Eri Suryati (Sekretaris Umum) dan Elza Wenita selaku Bendahara Umum.

Pantauan www.sumatrazone.co.id, kegiatan Reuni Akbar 30 Tahun Alumni SMP 7 Padang'90 di areal Grace Hill Villa Lubuk Minturun, Padang, Sabtu (8/2/2020) pagi hingga sore hari berjalan lancar, hangat dan meriah. Didukung cuaca yang cerah dan sejuknya hawa kawasan pebukitan.

Puluhan alumni yang berkesempatan hadir pada moment kebersamaan bertajuk "Dulu Teman, Sekarang Teman, Selamanya Teman" ini benar-benar menikmati aneka hiburan, games serta doorprize yang telah dipersiapkan oleh rekan-rekan mereka di jajaran panitia pelaksana (panpel) yang dimotori oleh Ade Tritikum (ketua) dan Rizky "Qiqi" Rahmadani (sekretaris). 

Bahkan, sederet alumni yang semasa SMP dulu sudah sohor sebagai biduan, tak menyia-nyiakan kesempatan, turut menyumbangkan suara emas mereka di atas panggung. Mereka antara lain Namoranda Bantana "Mora" yang sekarang menetap di Tangerang, Banten,  Rahmi Fitri Lona "Lolon" (Sawahlunto, Sumbar), Dewi Anggraini (Padang, Sumbar), Ronaldi Putrawan "Baron" (Padang, Sumbar) serta Yosfit (Medan, Sumut). 

Sesi saling tukar kado dengan dipandu Elza selaku MC menjadi sesi paling seru lagi berkesan bagi masing-masing alumni setelah santap siang bersama dengan hidangan "samba Dendeng Balado".

Sore harinya, selepas Ashar,  segenap alumni berkumpul di lapangan rumput Grace Hill Villa. Dikomandoi alumni "super enerjik" Nana Sovina, mereka berbaris melingkar. Selanjutnya dengan diiringi alunan tembang "Kemesraan" -nya Iwan Fals, para alumni berjalan berkeliling, saling bersalaman, berangkulan satu sama lain. Keceriaan bermain bersama, saling bersenda gurau melepas kerinduan setelah lama tak bersua, sore itu seolah dicekat keharuan. Mereka kembali harus dipisahkan jarak dan waktu. 

Foto Bersama di Eks SMP

Sesi terakhir gelar Reuni Akbar 30 Tahun SMP 7 Padang Angkatan 1990 ini diisi foto bersama di areal SMP Negeri 7 Padang jalan S Parman, Belanti, Kecamatan Padang Utara, beberapa saat sebelum waktu Maghrib menjelang. 



"Alhamdulillah, rasanya plong, kumplit acara reuni akbar ini kalau sudah mampir lalu foto bersama di sekolah kami dulunya," ungkap sejumlah alumni yang sekarang menetap di Pekanbaru Riau. Mereka antara lain Pipit Zulhesma "Miju", Elda Mailina "KR", Hendra Taufik dan Yendri Rusli "Ayi".

Ungkapan senada juga disampaikan Gusnaldi "Caway", alumni yang saat ini menjadi warga Surakarta Jawa Barat, Hendra Suud "Angga" yang sekarang stay di Bukittinggi, Monika Rianti Helmi "Eka" (Padang) dan oleh rata-rata alumni lainnya yang ikut foto bersama di eks SMP mereka.

Sejumlah alumni yang tidak bisa hadir, baik yang di rantau maupun di Padang bahkan terang-terangan mengungkapkan rasa "geregetan" mereka tatkala menyaksikan serunya moment kebersamaan di reuni akbar ini di groupwhats'app (WA) FORUM SILATURAHMI SMP 7'90, Endang Susanti , alumni di Jakarta yang akrab disapa "Buket" bahkan mengeluarkan ultimatum. "Tunggu pembalasaaankuuuuh!," tulisnya berkelakar, Minggu (9/2/2020) pagi.



Rata-rata alumni, baik yang berkelapangan hadir maupun yang tidak, melalui komentar di group WA FORUM SILATURAHMI SMP 7'90, menyampaikan harapan senada, semoga silaturahmi dan tali persaudaraan antar sesama alumni semakin kokoh dan kebersamaan yang terangkum menjadi berkah lagi bernilai ibadah, langgeng sepanjang masa hingga ke anak cucu. 

Selepas acara reuni akbar di Grace Hill Villa Lubuk Minturun, kemarin, pada Minggu (9/2/2020) pagi, Ahmad Salafi "Al" bersama sejumlah rekan alumni lainnya melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ibu Eti Riati, salah seorang guru mereka di SMP 7 Padang dulunya. Beliau menetap di jalan Bunda, Ulak Karang Utara, Padang. 



(ede)














 
Top