f: dok.detiktravel
PESSEL, SUMBAR -- Semakin maraknya peredaran narkoba di kalangan pelajar dan remaja di Kabupaten Pesisir Selatan dewasa ini, memacu pemerintah setempat tancap gas memerangi peredaran zat perusak generasi penerus bangsa tersebut. Salah satunya dengan membentuk lalu mengerahkan Gugus Tugas Induk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 

Bekerjasama dengan Badan Nasional Pemberantasan Narkoba Provinsi (BNNP)  Sumbar, Pemkab Pessel menggelar rapat pembahasan fenomena narkoba di kalangan pelajar dan remaja setempat, Minggu (2/2/2020), bertempat di ruang rapat Bupati Pessel. Hadir sejumlah delegasi stakeholders terkait, antara lain dari kepolisian, TNI, dinas kesehatan, rumah sakit, kejaksaan, MUI hingga Bundo Kanduang. 

Bupati Pessel melalui Asisten I, Muskamal, mengatakan, narkoba adalah musuh bersama yang harus kita lawan. Pengaruh narkoba pada kalangan pelajar dan remaja sudah cukup membahayakan. Maka, Pemkab Pessel bersama pihak terkait segera akan turun ke sekolah – sekolah melakukan penyuluhan hukum, tentang bahaya narkoba.

Agar kegiatan berjalan optimal, ditekankan perlunya pembahasan teknis pelaksanaan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan nakoba di kalangan pelajar dan remaja tersebut. 

” Selanjutnya Pemkab Pessel dalam hal ini Kesbangpol perlu membentuk Gugus Tugas Induk P4GN," imbuh Muskamal. 

Diterangkan lebih lanjut bahwa tim Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika akan turun ke sekolah – sekolah di Kabupaten Pessel yang terdiri atas 15 kecamatan dengan 182 Nagari.

"Diharapkan ini sebagai salah satu perwujudan pembangunan institusi BNK di Pessel, mengingat kabupaten ini termasuk rangking tertinggi tindak penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumbar.

(ede)


 
Top