PADANG -- Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, SH, SIK mensyukuri tingkat kesadaran masyarakat di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk divaksin cenderung meningkat, terlihat dari realisasi vaksinasi yang juga terus mengalami peningkatan. 

Satu hal lagi yang juga disyukuri kapolda adalah sikap relijius dan kecerdasan masyarakat Sumbar yang tidak mudah terpengaruh dengan berita bohong terkait vaksin Covid-19 yang beredar di media sosial (medsos).

BACA JUGA: Kapolda Sumbar Pastikan Kinerja Jajaran Tetap Oke di Tengah Pandemi

"Masyarakat Sumbar itu religius dan cerdas, saya rasa tidak mudah terpengaruh oleh hoax atau narasi-narasi yang tidak benar," ungkap Teddy, Jumat (12/11/2021), di sela peninjauan gebyar SUMDARSIN di Kota Pariaman.

Lebih lanjut ia mengemukakan pandangan positifnya terhadap masyarakat Sumbar. Etnis Minangkabau yang identik dengan Islam, tentu dalam ajarannya anti fitnah. Masyarakat Sumbar tak menelan mentah-mentah begitu saja berita bohong terkait vaksinasi di medsos. Jadi apapun rupa hoax-nya, tidak efektif beredar di tengah-tengah masyarakat Ranah Minang yang punya daya nalar, analisa dan pemahaman agama di atas rata-rata. 

BACA JUGA: Kapolda Sumbar Beri Penghargaan Personil Berprestasi

Kapolda Sumbar sangat mengapresiasi mulai meningkatnya kesadaran masyarakat Sumbar akan pentingnya "herd immunity" melalui vaksinasi. Bahkan ia memprediksi jika tidak ada kendala, maka realisasi vaksinasi di Sumbar bisa mencapai 98 persen pada akhir tahun ini.

Adapun beberapa kendala yang dihadapi saat ini, ungkap Teddy,  terkait dengan geografis seperti sebaran penduduk yang jauh hingga permasalahan cuaca. "Namun kami sudah mensiasati, kita yang mendatangi warga," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya bersama stakeholders lainnya menyediakan fasilitas antar jemput peserta vaksin. Hal itu juga untuk mengatasi kendala cuaca dan lokasi vaksinasi jauh dari warga.

#rel/red





 
Top