PADANGPANJANG, SUMBAR -- Prodi Televisi dan Film Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang menyelenggarakan 3st Minang Film Festival dengan tema "Nan Satitiak Jadikan Lauik". 

Kepala Program Studi (Prodi) Televisi dan Film ISI, Herry Sasongko, S.Sn, M.Sn mengatakan kegiatan ini merupakan tonggak bagi kita untuk menaikkan level film tingkat lokal ke tingkat nasional.

"Terbukti festival ini telah mencapai tingkat nasional yaitu 50 film berasal dari seluruh indonesia sudah di sharing jadi 17 nominasi dan akan dipilih 5 kategori film yang sudah menjadi kategori Minang Film Festival itu sendiri" tambahnya.

Program ini diselenggarakan untuk menjadi wadah peningkatan kreatifitas bagi generasi muda kushusnya di tingkat pelajar Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka secara oleh Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Dt Paduko Malano di Gedung Pertunjukan Hoerijah Adam, Jum'at (1/10/2019) 

Dalam sambutannya walikota mengatakan atas nama pemerintah daerah, pihaknya sangat mengapresiasi serta menyambut baik atas terselenggaranya acara Minang Film Festival 2019 yang ke-3 di ISI Padang Panjang.

"Minang Film Festival merupakan program untuk mewadahi sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap perkembangan dunia perfilman di Indonesia, "ucapnya.

Pembantu Rektor I ISI, Dr. Andar Indra Sastra, S.Sn, M.Hum berharap, semoga ke depannya perfilman ISI terus memberikan kontribusi yang baik dan kegiatan ini lebih pesat lagi ke depannya. 

Turut hadir Pembantu Rektor II, Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip ISI Padang Panjang dan tamu undangan lainnya. 

(rel/ede)
 
Top