SEMARANG -- Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kini memiliki Galeri UMKM yang berisi produk asli Jawa Tengah. Hal ini adalah upaya Pemerintah Provinsi untuk menggenjot pemasaran produk UMKM asli Jateng.

Berbagai produk mulai dari fashion, olahan makanan dan minuman, handycraft, hasil kesenian dan produk unggulan lain akan dijajakan di dalam Galeri UMKM Provinsi Jawa Tengah.

Adapun, di dalam Galeri UMKM terdapat 56 UKM dengan 825 produk mulai dari harga Rp11.000 untuk gantungan kunci dan Rp52 juta untuk lukisan dengan karya seni tinggi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, galeri ini bentuk kepedulian Pemprov Jateng untuk pelaku UMKM dengan memberikan tempat mereka berjualan di Bandara Ahmad Yani.

"Galeri ini dikhususkan untuk usaha mikro dan kecil bagian dari kontribusi pemprov untuk pelaku UMKM kecil mereka tidak bayar semua difasilitasi oleh pemerintah," kata Ganjar usai meresmikan galeri UMKM di Bandara Ahmad Yani Selasa (5/3).

Ganjar berpesan, keberadaan galeri UMKM ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, bukan hanya menjual produk UKM tapi juga memberikan informasi mengenai pembuatan kerajinan tersebut.

"Saya pesan, nanti tidak hanya menjual saja, namun berikan informasi kepada pembeli, ini barang namanya apa, proses produksinya di mana dan lain-lain agar pembeli lebih mengenal potensi unggulan UMKM Jateng," kata dia.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sri Puryono menambahkan, pembangunan galeri UKM tersebut didukung sepenuhnya oleh APBD Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, mitra UKM juga tidak dibebani biaya sewa sepeser pun.

"Saya sudah mewanti-wanti kepada Bu Ema (Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng) bahwa arahan Bapak Gubernur dan Wagub ini bukan mindah gudang. Tapi yang ditampilkan di  sini betul-betul qualified. Kecil tapi mendunia, sehingga nilainya sangat tinggi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, ada banyak tantangan yang akan dihadapi oleh para pelaku UMKM yang akan menjajakan produk unggulan itu. Sebab, di Bandara Ahmad Yani Semarang, sudah banyak produk dari para pengusaha besar.

"Jadi memang harus bersaing untuk memberikan yang terbaik," paparnya seperti dilansir kumparan.com.

Galeri UKM Jateng di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sendiri lanjut Ema menempati lahan selas 115 meter persegi. Selain menjajakan produk unggulan, akan dilakukan pula sejumlah kegiatan seperti demo meracik kopi dan sebagainya.

(kpc/eko)
 
Top