MENTAWAI, SUMBAR - Guna meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) harus fokus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap pelaku UMKM. Demikian masukan dari anggota Komisi III DPRD Mentawai dari Partai Garuda, AK Robertyl Saogo.

"Kita motivasi Disperindagkop Mentawai untuk lebih memfokuskan program UMKM ini pada tahun 2021, agar masyarakat terbantu" katanya kepada awak media, Jumat (18/9/2020).

Menurutnya, minat Masyarakat Mentawai untuk membuka Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) cukup tinggi, sedikitnya saat ini sudah tercatat sebanyak 1612 UMKM yang bergerak dibidang kuliner dan souvenir khas Mentawai.

"Kalau program ini berjalan dengan baik, tentu komisi III sebagai mitra Disperindagkop, kita akan mendukung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat " ucapnya.

Kemudian, perlu juga menyingkronkan permasalahan yang ada di lapangan, khusus bagi pelaku UMKM, mulai perizinan sampai pada pemasaran, hal ini yang akan kita dorong Instansi terkait melakukan pendampingan dan pembinaan.

Ia menyebut masih banyak produk kuliner Mentawai yang belum memiliki label halal yang menjadi salah satu faktor terkendalanya pemasaran, ditambah lagi dengan izin usaha lainnya.

"Kendala ini akan kita upayakan untuk mencarikan solusi agar UMKM yang ada di Mentawai bisa bangkit kembali " sebut legislator Partai Garuda itu.

Ia berharap pelaku UMKM ikut mendukung upaya pemerintah setempat dalam menyelesaikan persoalan tersebut, dengan cara memperbaiki produksi mulai dari kehigienisannya, kemasan sampai dengan pengolahan produk itu sendiri.

(ers)
 
Top