PADANG - Kegiatan Livestock dan Kontes Ternak Tani tahun 2019 yang berlangsung selama 26-28 Juni 2019 di Kota Padang tidak hanya berlangsung di siang hari, namun juga berlanjut di malam hari.

Sebagaimana iven tahunan yang digelar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Sumatera Barat itu dituanrumahi "Kota Bingkuang" dan dibuka secara resmi Wali Kota Padang Mahyeldi, Rabu (27/6/2019) siang.

Berita Terkait: http://www.sumatrazone.co.id/2019/06/tuan-rumah-livestock-dan-kontes-ternak.html?m=1

Pada malamnya, Wali Kota Padang mengunjungi pemondokan peserta Livestock dan Kontes Ternak Tani 2019 yang dipusatkan di belakang Kantor Balai Kota Padang, Aia Pacah. Ikut mendampingi wako, Kepala Dinas Pertanian Syaiful Bahri dan Ketua TP-PKK Kota Padang, Ibu Harneli Mahyeldi.

Dalam peninjauan tersebut, Wako Mahyeldi menanyakan beberapa hal kepada peserta kontes ternak dari berbagai kabupaten/kota se-Sumbar itu. Antara lain terkait fasilitas pemondokan seperti ketersediaan air besih, kipas angin, perabot rumah tangga, dan pelayanan dari pemilik rumah (warga) yang didiami sementara.

“Kita ingin melihat bagaimana kondisi peserta Livestock dan Kontes Ternak Tani di hari pertama pelaksanaan. Apakah selama mereka mengikuti kegiatan ini kebutuhan mereka sudah terpenuhi atau bagaimana,” ungkapnya.

Mahyeldi menambahkan, gelaran Livestock dan Kontes Ternak tersebut juga dalam rangka pra kesiapan Kota Padang selaku tuan rumah Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVI tahun 2020 mendatang.

“Kegiatan Penas KTNA XVI 2020 mendatang diprediksi bakal dihadiri lebih kurang sebanyak 60 ribu peserta dari berbagai daerah se-Indonesia. Kita tentu berharap, bagaimana para tamu nantinya dapat terlayani secara baik selama berada di sini,” harap Mahyeldi sembari memberikan buah tangan kepada beberapa peserta di kesempatan itu.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syaiful Bahri mengungkapkan, kunjungan tersebut penting demi meninjau dan meminta tanggapan peserta Livestock dan Kontes Ternak Tani terkait penyelenggaran kegiatan diantaranya terkait kondisi pemondokan.

“Kita ingin menerima masukan, saran dan kritikan masing-masing peserta, bagaimana kondisi dan kenyamanan pemondokan yang didiami mereka. Hal ini menjadi evaluasi bagi kita yang juga selaku tuan rumah Penas KTNA XVI 2020 mendatang. Yang terpenting sekali kita berharap bagaimana kegiatan Livestock dan Kontes Ternak ini dapat berjalan sukses dan lancar sebagai pra Penas KTNA," tukuknya.

 
Top