DALAM kancah kepemimpinan Islam di Indonesia, nama Anwar Abbas dikenal sebagai sosok yang teguh pendirian dan memiliki pemikiran tajam. Lahir di Jorong Balai Mansiro, Nagari Guguak VIII Koto, ia membawa semangat "Luhak nan Bungsu" ke panggung nasional, membuktikan bahwa intelektualitas yang berakar pada nilai agama adalah kunci dalam memajukan bangsa.
Titik Awal: Mengasah Ilmu dari Perbankan hingga Syariah
Perjalanan hidupnya dimulai dari nagari kelahirannya di Kabupaten Lima Puluh Kota sebelum akhirnya merantau untuk menuntut ilmu di Jakarta. Ia membangun fondasi akademis yang sangat kuat, mulai dari Magister Ekonomi Islam hingga meraih gelar Doktor di UIN Syarif Hidayatullah pada tahun 2008.
Kariernya diawali sebagai pendidik, di mana ia mengabdi sebagai dosen tetap PNS di bidang Perbankan Syariah. Pengalaman sebagai pengajar dan Wakil Rektor di UHAMKA menjadi titik awal pengabdian Anwar Abbas dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan dan manajemen yang berbasis nilai-nilai Islam.
Titik Balik: Amanah Besar di MUI dan Muhammadiyah
Momen titik balik yang mengukuhkan posisinya sebagai tokoh nasional terjadi saat beliau mulai dipercaya memegang peran-peran kunci di organisasi besar. Kepercayaan sebagai Bendahara Umum PP Muhammadiyah dan kemudian Sekretaris Jenderal MUI pada tahun 2015 menjadi pembuktian kapasitas manajemen dan integritasnya.
Puncaknya, ia terpilih sebagai Wakil Ketua Umum MUI periode 2020–2025 dan terpilih kembali untuk periode 2025–2030. Di posisi inilah, ia dikenal luas oleh publik karena keberaniannya memberikan masukan kritis bagi kebijakan negara yang dinilai bersinggungan dengan kepentingan umat dan keadilan sosial.
Kondisi Saat Ini (Dedikasi yang Tak Pernah Pensiun)
Meskipun secara resmi telah purna tugas sebagai dosen pada tahun 2020, pengabdian Anwar Abbas tidak pernah berhenti. Ia tetap menjadi rujukan utama dalam isu-isu ekonomi Islam dan organisasi keagamaan di Indonesia.
Selain aktif di tingkat nasional, pengalamannya sebagai Wakil Presiden Konfederasi Buruh Islam Internasional menunjukkan bahwa visinya menjangkau hingga ke tingkat global. Sosoknya tetap menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumatera Barat, bahwa kejujuran dalam berpendapat dan kedalaman ilmu adalah martabat tertinggi seorang pemimpin.
Kisah Anwar Abbas mengingatkan kita bahwa keberanian untuk menyuarakan kebenaran harus selalu dibarengi dengan dasar ilmu yang mumpuni.
#wkp/ede/bin


