JAKARTA -- Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi terhadap 77 perwira tinggi (Pati) Polri, menyusul mutasi sejumlah jabatan di tubuh korps Bhayangkara dan kenaikan tujuh tipologi Polda menjadi tipe A.

Dari jajaran Pati Polri itu, ada tiga Inspektur Jenderal (Irjen) yang kini menjadi Komisaris Jenderal atau berbintang tiga.

"Dalam Korps Raport kali ini, ada tiga kenaikan dari Irjen ke Komjen. Di antaranya, Komjen Boy Rafli Amar sebagai Kepala BNPT, Komjen Andap Budi Revianto selaku Inspektur Jenderal Kemenkumham dan Komjen Rycko Amelza Dahniel sebagai Kabaintelkam Polri," papar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Kombes Awi Setiyono melalui keterangan resmi, Selasa (19/5/2020).

Terdapat pula 26 personel Polri yang kini naik pangkat dari Brigadir Jenderal menjadi Inspektur Jenderal. Beberapa di antaranya mengemban tugas sebagai Kapolda baru ataupun hasil dari kenaikan Polda masing-masing menjadi tipe A.

Selain itu terdapat sejumlah Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri yang juga kini menjadi Irjen, yakni AS SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Wahyudi Hidayat. Lalu, Kandesus 88 Polri Irjen Marthinus Hukom dan Gubernur Akpol, Irjen M. Asep Syahrudin.

Kapolri pun menaikkan pangkat 48 personel menjadi Pati, dari yang semula berpangkat Komisaris Besar (Kombes) menjadi Brigadir Jenderal. Di antaranya adalah, Karo Binkar SSDM Polri Brigjen Suwondo Nainggolan.

Kemudian, Direktur Tindak pidana Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dan Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Muharrom Riyadi, dan lainnya.

Awi menjelaskan, acara kenaikan pangkat hanya akan dihadiri oleh Pati Polri yang berdinas di DKI Jakarta.

"Sementara yang berdinas di luar Jakarta mengikuti melalui virtual di tempat masing-masing," ujar Awi.

Selama proses pelantikan para Jenderal polisi, Polri memperhatikan standar dan protokol kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kapolri sebelumnya telah menerbitkan sejumlah Surat Telegram Rahasia pada 1 Mei 2020 lalu berisikan tentang mutasi sejumlah perwira polisi. Beberapa di antaranya, termasuk pengangkatan sembilan Kapolda baru.

Sembilan Kapolda yang dilantik yakni Brigjen Ahmad Luthfi sebagai Kapolda Jawa Tengah, Irjen Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Jawa Timur, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.

Kemudian, Irjen Fiandar sebagai Kapolda Banten, Brigjen Teguh Sarwono sebagai Kapolda Bengkulu, Brigjen Dedi Prasetyo sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Lalu, Irjen Aris Budiman sebagai Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan, dan Irjen Muhammad Iqbal sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, terdapat juga Pati Polri yang ditugaskan ke Instansi luar kepolisian seperti dan juga Komjen Pol Andap Budi Revianto selaku Inspektur Jenderal Kemenkumham. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin upacara Korps Raport atau kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi terhadap 77 Perwira Tinggi (Pati) di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/5/2020) pagi. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono merinci, korps raport ini sebagai kelanjutan dari Surat Telegram (ST) Rahasia (R) yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis pada 1 Mei 2020 lalu. Antara lain, ST/1377/V/KEP/2020, ST/1378/V/KEP/2020, ST/1379/V/KEP/2020, ST/1380/V/KEP/2020, ST/1381/V/KEP/2020, ST/1382/V/KEP/2020, ST/1383/V/KEP/2020.

Sumber: cnnindonesia
Editing: aroelSZ
 
Top