PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaporkan akun media sosial (medsos) yang diduga menyebarkan informasi hoaks alias tidak benar dengan mengatasnamakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Laporan tersebut disampaikan Pemprov Riau melalui Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Riau ke Polda Riau, Jumat (6/11/2026).   

Laporan disampaikan melalui surat resmi Sekretariat Daerah Provinsi Riau Nomor 773/100.3/Hk-Bantuan/2026 tertanggal 6 November 2026, dengan hal penyampaian pengaduan atas informasi hoaks.   

"Beberapa hari belakangan ada upaya-upaya memecah belah dan berpotensi mengganggu ketertiban di tengah masyarakat. Hal ini juga berkaitan dengan wibawa pimpinan, representasi Bapak Plt Gubernur sebagai kepala daerah dari Pemprov Riau. Kami sudah laporkan ke Polda Riau," kata Kepala Biro Hukum Riau, Yan Dharmadi kepada awak media di Pekanbaru, Sabtu (7/11/2026). 

Salah satu akun medsos itu menyebut bahwa SF Hariyanto tidak percaya eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyadap Presiden Prabowo Subianto. Dalam narasi itu, SF Hariyanto disebut mengenal sosok Listyo sebagai pribadi yang baik.    

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Arman Achdiat menegaskan, Polda Riau akan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, termasuk laporan dari Pemprov Riau.   


"Semua laporan masyarakat akan saya layani. Saya akan proses sesuai dengan profesionalitas penyidik. Jadi kita akan lakukan penyelidikan, apa yang terjadi," kata Arman kepada awak media di Pekanbaru, Jumat (6/11/2026). 

Arman menekankan, dalam penanganan laporan, Polda Riau tidak membeda-bedakan siapa pelapornya. Setiap laporan yang masuk wajib dilayani dan diproses sesuai prosedur yang berlaku.   

"Saya tidak melihat siapa pelapornya, tapi setiap laporan yang masuk ke Polda Riau harus dilayani, tidak melihat siapa pelapornya," tegasnya.

Arman menyatakan bahwa Polda Riau akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, termasuk menelusuri akun yang diduga menyebarkan informasi palsu dengan mengatasnamakan Plt Gubernur Riau tersebut.  

"Akan kita selidiki akun yang menyebarkan informasi tersebut," pungkasnya.

#kpc/bin








 
Top