PADANG -- Setiap kepala sekolah di Sumatera Barat diharapkan memiliki kompetensi yang dapat diandalkan untuk memimpin sekolah, agar tercipta pendidikan berkualitas dan bermutu bagi anak didik dan berprestasi hebat.

Untuk itu Kepsek dituntut harus bekerja maksimal dan sepenuh hati, sekaligus memiliki kemampuan teknis agar para guru dan tenaga kependidikan memiliki kedisiplinan yang tinggi.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada acara Pelantikan Kepsek SMAN/SMKN, se-Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (4/1/2019) sore.

Irwan Prayitno lebih lanjut menegaskan, apabila ada kepsek yang kinerjanya buruk, menyalahi wewenang dan berkasus, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar akan langsung memberhentikan oknum kepala sekolah tersebut. Apalagi dalam pengangkatan kepsek ini ada pihak yang melakukan “pembekingan” dari pihak lain.

“Jika ada kepala sekolah yang meminta ditempatkan di daerah tertentu, atau tidak sanggup ditempatkan di daerah tertentu. Saya minta segera mengundurkan diri, karena masih banyak guru-guru yang memiliki kompetensi yang ingin menjadi kepala sekolah,” tegasnya.

Gubernur Sumbar mengajak Kepsek agar dapat meningkatkan mutu pendidikannya, supaya anak-anak didik bisa berprestasi dan juga bisa menaikkan status sekolah menjadi sekolah unggulan.

“Tentu tidak tertutup kemungkinan bagi Kepsek untuk bisa menjabat menjadi kepala sekolah unggul, tentu harus memiliki kompetensi dan berprestasi,” kata Irwan Prayitno.

Dilanjutkan Irwan Prayitno, himbauan ini terbuka untuk semua Kepsek dan guru-guru berprestasi. Kami akan berikan reward, agar Kepsek dan guru-guru tidak bertahun-tahun berada di satu sekolah.

“Mereka yang berprestasi bisa naik ke level yang lebih tinggi, misalnya dari kepala sekolah di daerah terpencil bisa naik ke sekolah di daerah bahkan sampai ke sekolah ibu kota provinsi,” ucapnya.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman menyampaikan, pelantikan ini telah melalui proses yang sesuai dengan standar dan telah memenuhi syarat melalui ujian kompentensi.

“Dalam usulan kami telah menyampaikan ke BKD sebanyak 372 kepala sekolah SMAN/SMKN, tahap 1 dilantik 103 orang hari ini tahap 2 sebanyak 156 orang, tahap 3 sebanyak 78 orang ditambah 5 orang yang pada tahap 2 tidak hadir, karena melaksanakan umroh,” ungkap Burhasman.

Dilanjutkan Burhasman, saat ini masih tersisa sebanyak 35 orang lagi yang terdiri dari 7 SMAN, 7 SMKN dan 21 SLB, semoga dalam waktu dekat ini segera dilantik.

Hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Alwis, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Yulitar, dan Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Dinas Pendidikan Sumbar. 

(rel/ede)
 
Top