PASAMAN, SUMBAR -- Wakil Bupati Pasaman, H. Atos Pratama, ST, mengajak segenap jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pasaman untuk mewujudkan supremasi nilai-nilai ketuhanan dan keagamaan sebagai ruh pembangunan dan kemajuan bangsa. Hal itu disampaikannya pada saat berbincang bincang dengan personil Kemenag Kabupaten Pasaman selesai upacara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag ke-73 di halaman kantor Bupati Pasaman, Kamis (3/1/2018).

Atos Pratama mengatakan, masalah agama adalah masalah yang amat peka yang bila tidak ditangani dengan hati-hati dapat menimbulkan persoalan yang rumit. Oleh sebab itu, harus disadari pentingnya kematangan cara berpikir dan bertindak dalam mengelola urusan keagamaan.

"Kematangan berpikir dalam mengelola urusan keagamaan, menjaga kerukunan beragama serta mendorong pembudayaan moderasi begi semua warga bangsa harus terus dilakukan," kata Atos Pratama.

Disampaikan, hal yang juga patut disyukuri bahwa beberapa tahun terakhir Kemenag telah berhasil meraih sejumlah capaian dalam Reformasi seperti tercermin dari kenaikan Mandiri Reformasi Birokrasi, juga indeks kepuasan publik atas pelayanan keagamaan seperti pelayanan haji serta pencataan nikah yang terus meningkat.

"Saya mengajak kita semua untuk senantiasa menegakkan lima nilai budaya kerja Kemenag, yaitu integritas, profesionalisme, tanggung jawab dan keteladanan," ajaknya.

Disamping itu, kepercayaan umat tidak boleh dikhianati dengan perbuatan korupsi dan perbuatan tidak terpuji lainnya, karena harus diingat bahwa anjuran untuk menjaga integritas tidak akan banyak pengaruhnya bila kita sendiri tidak terlebih dahulu mempraktikkan dan membuktikannya.

"Semua agenda reformasi birokrasi bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang efektif dan efisien," tutur Atos Pratama.

Atos Pratama menghimbau kepada seluruh elemen umat beragama, para ulama, dan tokoh agama serta jajaran Kemenag untuk terus memberikan perhatian terhadap ketahanan keluarga sebagai basis ketahanan bangsa.

(mad)
 
Top