MATARAM - Kepala Lapas Mataram Akbar bakal mengambil tindakan tegas terhadap MY alias Jenderal Yusuf. Dia bakal mengusulkan narapidana kasus narkoba itu dipindah saja dari Lapas Mataram.

"Kami akan usulkan dipindah ke Lapas Surabaya atau ke Nusakambangan,” kata Akbar, Sabtu (13/3/2021).  

November lalu, Jenderal Yusuf mengendalikan pembuatan sabu-sabu di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim). Perannya mengedarkan sabu dari dalam lapas juga terungkap setelah salah satu orang kepercayaannya berinisial LR alias Pak Haji tertangkap tim gabungan Ditresnarkoba dan Satbrimob Polda NTB, Senin (8/3/2021) malam. 

Akbar mengatakan, untuk pengusulan perpindahan Jenderal Yusuf masih harus menunggu hasil penyidikan dari Ditresnarkoba Polda NTB. Berdasarkan hasil penyidikan tersebut, akan terlihat lebih jelas seperti apa perannya.

Tunggu hasil penyidikan dulu," katanya. 

Akbar menengaskan pihaknya berkomitmen ikut memberantas peredaran narkoba. Pihak lapas terus berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda NTB beserta jajaran satresnarkoba polres dan Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB. 

"Kami terus perkuat sinergitas dengan aparat yang berwenang untuk mengantisipasi adanya pengendalian narkoba dari dalam lapas,” ujarnya. 

Informasi sekecil apa pun berkaitan dengan persoalan narkoba dari dalam lapas, pihaknya bakal langsung menindaklanjuti. Seperti yang dilakukan dengan Ditresnarkoba Polda NTB.

"Pihak Ditresnarkoba Polda NTB membutuhkan warga binaan atas nama Jenderal Yusuf, kami langsung menindaklanjuti dan menyerahkan ke Ditresnarkoba,” kata dia. Koordinasi dengan BNN juga terus berjalan, terutama dalam menjalankan proses pembinaan dan asesmen bagi para pecandu narkoba.

"Kami bekerja sama dengan bidang pencegahan BNN untuk memberikan pembinaan kepada mereka,” ujarnya. Akbar mengatakan, Lapas Mataram dan Ditresnarkoba Polda NTB telah memetakan beberapa orang narapidana yang sering menggunakan handphone dari dalam lapas. .

"Kami sudah petakan dan akan ditindaklanjuti hasil temuan dengan Ditresnarkoba Polda NTB,” ungkapnya. 

Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf mengatakan, koordinasi dan sinergi telah terbangun baik dengan Lapas Mataram.  

Setiap ada informasi yang didapatkan dan memiliki hubungan napi di lapas, tim dapat dengan mudah berkoordinasi.

 ”Lapas juga memiliki komitmen yang sama dengan kami. Memberantas peredaran narkoba,” kata Helmi.

#jpnn





 
Top