PADANG -- Peristiwa perampokan  merenggut nyawa seorang wanita parobaya yang semasa hidupnya dikenal sebagai pengusaha distribusi gas elpiji di kawasan Balimbiang, Kecamatan Kuranji, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (23/10/2021) malam. Korban Yuni Nelti (57), tewas ditusuk salah seorang anggota kawanan rampok, setelah sebelumnya ia sempat berteriak minta tolong.

Informasi yang berhasil dihimpun www.sumatrazone.co.id, menyebutkan, rumah boss elpiji yang disatroni kawanan rampok berlokasi persisnya di Kelok Lilin, Belimbing Raya, RT 08 RW 3 Kel. Kuranji. 

Dalam aksi kali ini, selain menghilangkan nyawa manusia, kawanan rampok juga berhasil menggondol satu unit mobil, menggasak perhiasan emas senilai 46 mas serta menguras Rp80 juta uang di ATM korban. Jika ditotal, kerugian harta benda akibat kejadian ini mencapai Rp320 juta. 

Pada malam naas tersebut, sekira pukul 21.00 WIB, rumah dimasuki oleh 3 orang tak dikenal. Sekonyong-konyong mereka langsung menghadang para penghuni rumah dengan senjata tajam. Di rumah kala itu ada korban beserta suaminya Gusdiantara (60), ibu korban Ani Asnah (80) serta seorang asisten rumah tangga, Yeni (39).

Satu persatu orang yang berada di rumah diikat dengan tali, mulut mereka disumpal. Namun, korban Yulia Netti sempat berteriak minta tolong dan melakukan perlawanan. 

Mengakhiri perlawanan wanita pemberani tersebut, sekelebat salah seorang anggota kawanan rampok menikamnya dengan senjata tajam hingga meregang nyawa. Sementara suami korban juga sempat melakukan perlawanan, mengakibatkan tangannya patah. Hingga berita ini diturunkan, ia masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara, Jati, Padang.

Seorang tenaga pengamanan di rumah tersebut, Robi (22), diduga telah terlebih dahulu dilumpuhkan kawanan rampok, sehingga tak bisa berbuat banyak. 

Kapolsek AKP Sutrisman, kepada awak media, Minggu (24/10/2021), menyebutkan, korban meninggal akibat kejadian perampokan tersebut satu orang. 

Kini, jajaran kepolisian masih melakukan pelacakan atas kejadian. Sementara dua orang saksi kunci dalam kejadian, Robi dan Yeni, masih menjalani pemeriksaan intensif.

#red






 
Top