NAMA Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat di panggung politik nasional. Politisi senior Partai Gerindra ini kembali resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029. Di balik perannya yang krusial sebagai salah satu arsitek politik terkuat di parlemen saat ini, Dasco ternyata memiliki perjalanan hidup dan karier yang sangat unik dan inspiratif.

Siapa sangka, pria kelahiran Bandung 7 Oktober 1967 ini awalnya tidak meniti karier di dunia hukum. Latar belakang pendidikannya justru dimulai dari dunia teknik, sebelum akhirnya beralih haluan hingga sukses meraih gelar tertinggi akademik sebagai Profesor Ilmu Hukum.

Banting Setir dari Elektro hingga Jadi Guru Besar

Perjalanan akademis Dasco terbilang lintas disiplin. Selepas lulus SMA, ia menempuh kuliah S-1 Teknik Elektro di Universitas Pancasila dan lulus pada tahun 1993. Namun, seiring waktu, ketertarikannya pada dunia regulasi dan kebijakan publik membuatnya jatuh cinta pada ilmu hukum.

Dasco kemudian mulai memburu gelar di bidang hukum dari dasar:

S-1 Ilmu Hukum di Universitas Jakarta (2005–2009)

S-2 Magister Hukum di Universitas Islam Jakarta (2009–2012)

S-3 Doktor Ilmu Hukum di Universitas Islam Bandung (2012–2015)

Kariernya di dunia pendidikan terus meroket. Ia dipercaya menjabat sebagai Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) periode 2020–2025. Puncaknya, pada tahun 2022, Dasco resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) Ilmu Hukum di Universitas Pakuan.


Pegang Komando Politik dan Keamanan DPR RI

Di parlemen, kiprah Dasco tidak perlu diragukan lagi. Menjadi anggota DPR RI sejak 2014 dari Dapil Banten III, ia langsung dipercaya menjadi pimpinan DPR RI sejak periode 2019 lalu.

Jika pada periode sebelumnya ia mengoordinasikan bidang Ekonomi dan Keuangan (KOREKKU), pada periode 2024–2029 ini Dasco mendapat mandat yang jauh lebih strategis. Ia ditugaskan mengoordinasikan bidang Politik dan Keamanan (KORPOLKAM) yang membawahi komisi-komisi vital seperti Komisi I, Komisi II, Komisi III, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), hingga Badan Legislasi (Baleg).

Transparansi Harta Kekayaan Senilai Rp79 Miliar

Sebagai pejabat negara, Dasco juga dikenal sangat transparan terkait laporan finansialnya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2023, total kekayaan bersihnya tercatat mencapai Rp 79.029.023.525.

Aset tersebut sebagian besar terdiri dari 10 bidang tanah dan bangunan senilai Rp39 miliar yang tersebar di area strategis seperti Jakarta Pusat, Tangerang, Tangerang Selatan, hingga Bandar Lampung. Selain itu, ia juga memiliki kekuatan kas dan setara kas yang sangat sehat senilai Rp26 miliar, serta investasi dalam bentuk surat berharga.

Perpaduan antara kecerdasan akademis, kematangan strategi politik, dan transparansi inilah yang membuat sosok Sufmi Dasco Ahmad menjadi salah satu figur pimpinan paling disegani di Senayan hari ini.

#wkp/ede





 
Top