f: dok.YR
PADANG -- Kereta api (KA) Sibinuang rute Padang - Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali memakan korban di perlintasannya. 

Rabu (13/1/2021) siang, kereta api penumpang yang didominasi warna hijau tersebut menabrak satu unit bus Trans Padang di kawasan Anak Air, Koto Tangah, Kota Padang. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun bus ringsek parah, sementara dua awaknya luka-luka. 

Selain itu, sebuah warung kopi di pinggir perlintasan kereta juga ambruk dihantam badan bus yang terseret kereta.

Informasi yang dihimpun www.sumatrazone.co.id, menyebutkan, kecelakaan KA Sibinuang versus bus Trans Padang ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. 

Ketika kereta api meluncur dari arah Padang menuju BIM, tiba-tiba bus Trans Padang yang kala itu tanpa penumpang keluar dari Simpang Anak Air. Diduga sopir tidak melihat kiri kanan dan memperhatikan palang kereta, tabrakan tidak bisa terelakkan. Bus terseret hingga ke pinggir jalan, mengakibatkan dua awaknya yakni sopir dan pramugara Trans Padang mengalami luka-luka bahkan sempat dilarikan ke Puskesmas Lubuk Buaya guna mendapatkan pertolongan pertama. 

Hingga berita ini diturunkan, sopir bus yang diketahui bernama Romadhany (40), warga Gurun laweh Nan XX Lubuk Begalung (Lubeg) Padang, masih menjalani perawatan di Puskesmas Lubuk Buaya. Sementara pramugara bus, Franky Julianto Manik (30), warga Padang Sarai Koto Tangah Padang, harus dirujuk ke RSUP Dr. M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif. 

Diperoleh juga informasi bahwa sebuah warung kopi di pinggir perlintasan kereta ikut ambruk akibat hantaman badan bus yang terseret kereta. 

Untuk tindak lanjutnya, kasus ini ditangani Polsek Koto Tangah.   

(hen/ede)

 
Top