PADANG -- Setelah melewati masa pendidikan dan tatap muka selama kurang lebih satu minggu di Hotel Grand Inna Padang, Diklat Manajemen Air Minum Tingkat Muda Angkatan 1 berbasis Kompetensi, resmi ditutup oleh Ketua DPD Perpamsi Sumbar, Hendra Pebrizal, Sabtu (23/1/2021) pagi.

Dalam sambutannya, Hendra Pebrizal mengatakan, bila selama ini peserta hanya memahami pengelolaan PDAM dari sisi lingkungan tempat kerja saja, dalam diklat ini banyak hal yang diperoleh baik melalui para narasumber maupun sesama tukang ledeng. Mudah-mudahan masukan dari para narasumber maupun pemateri bisa diaplikasikan di tempat kerja. Selain itu, diklat ini juga diikuti ujian kompetensinya. 

"Kompetensi ini penting, karena salah satu syarat untuk menjadi Direksi di PDAM, harus memiliki sertifikat kompetensi air minum," ujar Hendra.

Disamping itu, Ketua DPD Perpamsi Sumbar ini juga berpesan kepada semua peserta untuk dapat mengaplikasikan materi yang telah didapat selama diklat di lingkungan kerja. 

Seluruh pegawai PDA, tekannya, harus  memiliki kompetensi atau kecakapan/kemampuan dalam melaksanakan tugas berlandaskan pada pengetahuan dan skill. Harapan atas dilaksanakannya diklat ini adalah terlayaninya kebutuhan masyarakat akan air minum. 

Di akhir diklat, peserta harus mengikuti ujian kompetensi. Sebanyak 32 peserta dari seluruh PDAM di Sumatera Barat langsung mengikuti uji kompetensi yang difasilitasi LSP-AMI. Bukan hanya sebatas memiliki sertifikat kompetensi, namun setiap pegawai PDAM harus memiliki visi terkait tugasnya masing-masing. 

"Semoga ilmu yang telah didapat berguna dan dapat diaplikasikan dalam lingkungan kerja masing-masing peserta," harap Hendra yang juga Dirut Perumda Air Minum (AM) Kota Padang.

(rel/ede)



 
Top