Oleh:
Shintalya Azis


Kami adalah anak-anak negeri,

yang lahir dari tanah yang sama,

dibesarkan di bawah langit yang sama,

dan meneguk air dari mata air yang sama, Indonesia.


Kami menyaksikan

Kejujuran yang dipertaruhkan,

ketika amanah diperjualbelikan.

Ketika tampuk kekuasaan diperebutkan oleh kepentingan bukan pengabdian.


Korupsi,

menggerogoti akar bangsa.

Kolusi,

menutup jalan bagi yang layak.

Nepotisme,

Membangun pagar berduri

Bagi yang hanya memiliki kemampuan

dan ketulusan hati.


Kami memilih di sini.

Berdiri, bukan dengan kebencian,

melainkan dengan keberanian.


Kami tidak menjaga amarah,

melainkan mengenggam integritas.


Kami percaya,

Indonesia tidak dibangun

oleh tangan yang saling menyuap,

tetapi oleh tangan-tangan yang bekerja jujur.


Kami percaya pada mereka yang tidak mengejar kekuasaan,

Kami percaya pada mereka yang menjaga amanah.


Biarlah langkah kami mungkin lambat,

namun jangan pernah menyimpang.

Biarlah jalan ini terjal,

namun kami tidak mengambil jalan pintas.



Kami ingin mewariskan negeri

yang berdiri tegak karena kepercayaan,

yang disegani karena keadilan,

yang dihormati karena kejujuran.


Kelak,

ketika dunia bertanya

apa yang membuat Indonesia tetap berdiri?


Kami akan menjawab dengan bangga:

“Bukan hanya karena kekayaan alamnya.

Bukan hanya karena luas wilayahnya.

Tetapi, karena masih ada anak-anak bangsa

yang memilih menjaga integritas,

di atas segala kepentingan.”


Selama integritas tetap hidup,

harapan tak akan pernah gugur.

Selama harapan tetap menyala,

Indonesiaku akan terus berdiri.(*)


Banuayu, 14 Juli 2026




Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top