MENTAWAI, SUMBAR -- Jumlah kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kepulauan Mentawai dari tahun ke tahun terus menurun. Progress yang baik ini membuktikan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak, maka akan sangat membantu upaya menekan jumlah kematian ibu dan bayi. 

Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi Lomba Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai di aula kantor Setdakab Kepulauan Mentawai, Senin (11/11/2019). 

Penampilan para peserta lomba hari itu, menurut Lahmuddin merupakan representasi semakin tingginya peran dan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak. Kepada para pemenang dan peserta pada umumnya, ia menghimbau agar terus berperan mengedukasi keluarga dan masyarakat. 

Pemenang Lomba

Jhon Aliaman Purba dari Sikakap berhasil menempati posisi puncak, sebagai peraih Juara I dalam Lomba Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak ini, disusul oleh Jimmi Ricard Haris (Sioban) sebagai Juara II dan Neyelina (Saibi Samukop) sebagai Juara III. 

Sementara peserta yang berhasil menempati posisi Juara Harapan terdiri dari Bitcar Saleleubaja (Muara Siberut) sebagai Juara Harapan I, Erlius Rugi (Simatalu) Juara Harapan II dan Marlina (Sigapokna) sebagai Juara Harapan III 

"Terima kasih buat juri, panitia, Kepala Puskesmas serta pendamping peserta, tetap semangat dalam pengabdian! Salam7PesanSIKEREI!," seru Lahmuddin bersemangat. 

Lomba Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 55 tahun 2019 ini, meliputi Kepala Dusun, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan kader Posyandu sebanyak 10 orang dari 10 Puskesmas.

(ede)
 
Top