DI TENGAH bayang-bayang gurita korupsi pada masa Orde Baru, sosok Mar’ie Muhammad muncul sebagai simbol integritas tertinggi. Menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 1993–1998, pria kelahiran 3 April 1939 ini dikenal luas dengan julukan legendaris "Mr. Clean" atas keberaniannya menyapu bersih praktik pungli dan korupsi di lingkungan kementerian.

Tak hanya itu, ia juga kerap menjuluki dirinya sebagai "Mr. Cuek" karena sikapnya yang dingin dan teramat irit bicara di hadapan para jurnalis. Mar'ie lebih memilih membuktikan dedikasinya lewat kerja nyata daripada sekadar membangun citra.

Karakter Kuat dari Kampung Ampel

Prinsip hidup yang lurus ini tidak lahir begitu saja. Masa kecil hingga remaja Mar'ie dihabiskan di kawasan religius Ampel, Surabaya. Dibesarkan dalam kultur Islam yang kuat, ia tumbuh menjadi pribadi yang sederhana. Bahkan, salah satu kebiasaan uniknya yang terbawa hingga dewasa adalah gemar mengenakan kain sarung saat bersantai di rumah.

Pendidikan dasarnya ditempuh di Perguruan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Surabaya di masa Revolusi Kemerdekaan, sebelum akhirnya ia hijrah ke ibu kota dan meraih gelar Master of Arts in Economics dari Universitas Indonesia.

Kejutan Kabinet dan Pengabdian Tanpa Batas

Karier Mar'ie merangkak dari bawah di Departemen Keuangan, hingga berhasil menduduki posisi Direktur Jenderal Pajak (1988–1993). Puncak kariernya terjadi secara mengejutkan pada Maret 1993. 


Nama Mar'ie yang awalnya tidak masuk dalam bursa calon menteri, tiba-tiba ditunjuk langsung oleh Presiden Soeharto melalui sambungan telepon untuk memimpin Kabinet Pembangunan VI menggantikan J.B. Sumarlin. Di samping itu, ia juga sempat diutus Golkar menjadi anggota MPR RI mewakili Sulawesi Selatan.

Setelah pensiun dari kabinet, pengabdiannya tak pernah surut. Mar'ie terus mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan dan transparansi negara dengan memimpin berbagai lembaga penting, seperti:

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) (1999–2009)

Ketua Oversight Committee BPPN (2001–2004)

Ketua Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI)

Komisaris Utama PT Bank Syariah Mega Indonesia

Sang pelopor transparansi ini mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 11 Desember 2016 di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta pada usia 77 tahun. Warisan keteladanan, kejujuran, dan kesederhanaan Mar’ie Muhammad tetap abadi menjadi standar moral tertinggi bagi seluruh pejabat negeri hingga hari ini.

#wkp/bin




Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top