PADANG - Peningkatan dana desa bagi kecamatan dan kelurahan hingga 400 persen semakin menguatkan peran strategis kecamatan dan kelurahan dalam pembangunan Kota Padang di masa mendatang.

"Kucuran dana yang besar tersebut harus diiringi dengan peningkatan kinerja dan sasaran kerja", ungkap Wali Kota Padang Mahyeldi saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan  Koto Tangah, Senin (25/03/2019) pagi.

Lebih lanjut dijelaskan, dipusatkannya pembangunan pada tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai bentuk pemerataan pembangunan di tengah-tengah masyarakat.

Demikian juga halnya dalam rangka menghadapi bonus demografis pada tahun 2030, misi Kota Padang tahun 2019-2023 mewujudkan keberadaan youth center (pusat pemuda) di setiap kecamatan.

"Sebelumya, dinamika dan aktivitas Pemerintah Kota Padang lebih menonjol pada Sistem Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga aktifitas lebih berpusat di tengah-tengah kota. Sekarang beralih ke kecamatan dan kelurahan", terangnya.

Mahyeldi juga menekankan, pembangunan di Kota Padang tetap mengacu pada Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan tujuan pemerataan pembangunan dapat diwujudkan.

"Kita terus mendorong pembangunan dari segala sektor sehingga pembangunan Kota Padang lebih merata di semua lini”, ujar Mahyeldi. 

Reported byFaisal Siregar/ Mulyadi
Edited by: Ulil Amri Abdi
Published by: www.sumatrazone.co.id
 
Top