SANYOTO, bukan nama sebenarnya, merasa tak beruntung dengan pernikahannya. Pria 28 tahun itu memperistri wanita, sebut saja namanya Sonya, yang ternyata sudah tak perawan lagi.

Menurut Sanyoto, dirinya tak pernah tahu sebelumnya bahwa keperawanan Sonya sudah direnggut pria lain. Sebab, Sanyoto tak melihat tanda-tanda bahwa Sonya telah melepas kegadisannya sebelum menikah.

“Baik omongan atau tanda-tanda tubuh, gak ada sama sekali (sudah tak perawan, red)," ujar Sanyoto kepada wartawan media terkemuka  beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Sanyoto melihat Sonya sebagai sosok polos. "Saya kira dia ya perempuan baik-baik,” tuturnya.

Alkisah sekitar setahun lalu Sanyoto memacari Sonya. Sanyoto terpikat oleh Sonya yang terlihat santun dan berbudi pekerti bagus.

Keluarga Sanyoto kala itu juga terpesona oleh Sonya. Oleh karena itu Sanyoto pun ngebet menikahi Sonya.

“Pas setahun pacaran, saya lamar dia. Alhamdulillah dia dan keluarganya menerima,” kata Sanyoto.

Syahdan, pesta pernikahan Sanyoto dengan Sonya digelar lumayan megah. Maklum, Sanyoto adalah anak tunggal dari pasangan keluarga yang mapan secara ekonomi.

Namun, Sanyoto tak bisa langsung menikmati malam pertama. Sebab, resepsi telah menguras energinya, sedangkan Sonya juga sedang kedatangan tamu bulanan.

“Malam pertama memang enggak ada. Kami begituan setelah semingguan nikah, karena sama-sama capeknya pas resepsi dan dia lagi dapat,” kata Sanyoto dengan nada lugu.

Sampai akhirnya saat yang dinantikan Sanyoto pun tiba. Ia sudah begitu bersemangat memerawani Sonya.

Saat itulah Sanyoto mendapati keanehan. Lulusan perguruan tinggi swasta kondang itu mengaku tak merasakan hal-hal yang sering dia dengar soal malam pertama.

Walakin, saat itu Sanyoto masih diam saja. "Semua saya nikmati dengan cara saya. Mungkin perasaan laki-laki memang beda-beda,” ucap Sanyoto.

Seiring waktu berganti, Sanyoto makin merasakan keanehan pada Sonya. Keanehan itu tampak saat urusan kasur.

Sanyoto menilai Sonya yang keseharian terlihat lugu ternyata lihai ketika di ranjang. “Intinya, Sonya sudah berpengalaman,” kata Sanyoto, singkat tapi penuh makna.

Sejak saat itu Sanyoto mencari informasi tentang istrinya itu. Lalu, datanglah info yang membuat gendang telinga Sanyoto sulit menerima kenyataan tentang istrinya.

Ternyata Sonya sudah pernah pacaran begitu dalam dengan teman kuliahnya. "Mantannya itu yang memerawani Sonya. Informasinya saya dapat dari orang yang bisa dipercaya,” kata Sanyoto.

Seketika Sanyoto mengonfirmasi info itu kepada Sonya. Semula Sonya tak langsung mengakuinya.

Namun, pertanyaan bertubi-tubi dari Sanyoto akhirnya membuat pertahanan Sonya jebol. “Dia mengaku menikah dengan saya sudah dalam keadaan tidak perawan,” ujarnya.

Saat itulah Sanyoto langsung mengucap talak. Baginya, keperawanan adalah persoalan prinsip.

Sanyoto menganggap Sonya sudah tak jujur sedari awal. Oleh karena itu Sanyoto merasa tertipu dan tersakiti.

“Satu-satunya jalan ya cerai. Sudah tak ada negosiasi lagi. Cukup sampai di sini saja,” katanya.

#disarikan dari tulisan yang telah dipublish radarsurabaya

 
Top