JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid terkait kasus dugaan suap Hak Guna Bangunan (HBG) PT Summarecon Tbk, pada pekan ini. 

“Untuk NW selaku Menteri ATR/BPN, penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya di pekan ini dan surat sudah disampaikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (12/10/2026). 

Budi mengatakan, surat pemanggilan sudah disampaikan sehingga Nusron memiliki cukup waktu untuk mengatur jadwalnya dan memenuhi panggilan penyidik. 

“Sehingga kami meyakini pada saatnya nanti yang bersangkutan akan hadir, kooperatif memenuhi panggilan penyidik, dan memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Budi mengatakan, kehadiran Nusron akan membuat penanganan kasus suap tersebut berproses sehingga penegakan hukum menjadi efektif. 

Nusron Wahid tidak hadir 

Sebelumnya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tidak memenuhi pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon Tbk, pada Rabu (7/10/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Nusron tidak memenuhi panggilan karena ada agenda internal di Kementerian ATR/BPN. “Bahwa yang bersangkutan telah menyampaikan surat konfirmasi tidak dapat hadir dalam pemeriksaan hari ini karena ada agenda lain di internal Kementerian ATR BPN,” kata Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu.

Budi mengatakan, penyidik akan melakukan koordinasi dan penjadwalan ulang terhadap Nusron Wahid karena keterangan Nusron dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara tersebut. “Sehingga penyidik nanti bisa melakukan telaah dan analisis lebih lanjut, apakah kemudian masih ada pihak-pihak lain yang punya peran signifikan selain pihak-pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Lebih lanjut, KPK berharap Nusron Wahid dapat kooperatif dengan memenuhi pemeriksaan saat dilakukan penjadwalan ulang. “Tentunya kami berharap, kami mengimbau agar koordinasi dan penjadwalan ulang berikutnya NW bisa hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik,” ucapnya.

#kpc/bin





Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top