JAKARTA -- Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada hari ini, Kamis (1/10/2026), telah resmi menyetujui dan mengesahkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Keputusan tersebut diambil secara aklamasi dalam sidang paripurna. Berdasarkan informasi terkini, Komjen Suyudi dijadwalkan akan langsung dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada siang hari ini.
Pengesahan ini langsung menjadi sorotan utama di kancah politik dan keamanan nasional. Sosok Komjen Suyudi Ario Seto yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), kini bersiap memegang tongkat komando tertinggi di institusi Tribrata menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Namun, pergantian pucuk pimpinan Polri yang terkesan cepat ini menyisakan sebuah tanda tanya besar di tengah masyarakat dan para pengamat politik.
Pertanyaan publik saat ini adalah: Mengapa pergantian Kapolri dilakukan sekarang, padahal Jenderal Listyo Sigit masih memiliki waktu 2 tahun lagi untuk menjabat hingga masa pensiunnya?
Keputusan ini tentu memicu dinamika baru. Publik kini menantikan langkah strategis apa yang akan dibawa oleh Komjen Suyudi untuk institusi Polri ke depan, serta menantikan penjelasan lebih mendalam terkait alasan dan urgensi dari pergantian tongkat estafet Kapolri ini.
Paripurna DPR Ketuk Palu:
Media nasional seperti CNN Indonesia, DetikNews dan Tempo secara serempak memberitakan bahwa Ketua DPR telah mengetuk palu tanda pengesahan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru pada pukul 10.17 WIB. Komisi III DPR RI sebelumnya telah menyetujui Suyudi secara aklamasi setelah menggelar uji kelayakan (fit and proper test).
Dilantik Bersamaan dengan Reshuffle Kabinet:
Pelantikan Komjen Suyudi sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto rencananya akan dilangsungkan pada siang/sore ini. Kabar yang beredar kuat menyebutkan bahwa pelantikan ini akan dibarengi dengan agenda reshuffle Kabinet Merah Putih.
Rekam Jejak Komjen Suyudi: Komjen Suyudi dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni. Sebelum ditunjuk sebagai calon Kapolri, ia merupakan Kepala BNN (sejak Agustus 2025) dan pernah menjabat sebagai Kapolda Banten serta Wakapolda Metro Jaya.
Aktivitas Terakhir Jenderal Listyo Sigit:
Menariknya, di tengah ramainya isu pergantian pada pagi hari tadi, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilaporkan masih tampak mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya.
Kepada awak media selepas dari Lubang Buaya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bakal dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Posisi Listyo di kursi Kapolri digantikan oleh Komjen Suyudi Ario Seto.
"Ya katanya saya hari ini akan dilantik jadi KSP," kata Listyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Listyo mengaku mendapat kehormatan ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Ia mengatakan akan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.
"Itu kehormatan buat kita untuk bisa memberikan yang terbaik buat bangsa," ujarnya.
Tak lama setelah Listyo tiba, Komjen Suyudi yang telah ditunjuk jadi Kapolri juga merapat ke Istana. Suyudi langsung buru-buru masuk ke Kompleks Istana.
Listyo telah menjabat sebagai Kapolri selama 5 tahun delapan bulan. Dia sebelumnya resmi dilantik pada 27 Januari 2021 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Rapat Paripurna DPR telah menyetujui nama Suyudi sebagai calon Kapolri pengganti Listyo. Suyudi menjadi nama tunggal yang diusulkan Presiden Prabowo lewat Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.
"Selanjutnya kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto, sebagai Kapolri apakah dapat disetujui?" Ujar Ketua DPR RI Puan Maharani selaku pimpinan rapat.
#dtc/bin


