PROF. dr. HASAN BASRI SAANIN DATUAK TAN PARIAMAN atau yang lebih dikenal dengan HB Saanin, merupakan seorang tokoh kedokteran terkemuka Indonesia yang lahir pada 9 Juni 1917 di Kambang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Ia dikenal sebagai pejuang layanan kesehatan jiwa, khususnya di Sumatera Barat, serta seorang akademisi yang menjabat sebagai Guru Besar Psikiatri di Universitas Padjadjaran, Bandung. Namanya kini abadi sebagai nama Rumah Sakit Jiwa milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang.
Pendidikan kedokteran HB Saanin dimulai di Nederlandsch-Indische Artsen School (NIAS) Surabaya dan berlanjut ke Ika Daigaku Jakarta pada masa pendudukan Jepang. Ia resmi menyandang gelar dokter pada 27 November 1945 dari kampus yang kini menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Menariknya, meski sempat bercita-cita menjadi ahli hukum, takdir membawanya menjadi seorang psikiater yang mampu mengawinkan ilmu kedokteran jiwa dengan aspek hukum melalui karya-karyanya seperti "Peranan Psikiatri dalam Kedokteran Kehakiman".
Karier HB Saanin sangat lekat dengan perjuangan mempertahankan layanan kesehatan di masa revolusi. Ia pernah memimpin RSU Sawahlunto, RSU Bukittinggi, hingga memimpin pembangunan kembali fasilitas rumah sakit jiwa di Ulu Gadut, Padang yang sempat rusak akibat agresi militer.
Dedikasinya tidak hanya terbatas di Sumatera Barat; HB Saanin juga lama bertugas di Bandung sebagai Direktur RSJ Bandung dan Cimahi, serta menjadi kepala bagian penyakit jiwa di RS Hasan Sadikin Bandung.
Di dunia akademik dan organisasi, Profesor Saanin dikenal sebagai sosok yang disiplin namun merakyat. Saat aktif di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Barat, beliau sangat gigih membela rekan sejawat yang terjerat masalah hukum terkait profesi medis. Berkat penguasaannya yang mendalam pada bidang psikiatri forensik, beliau sering menjadi rujukan penting dalam kasus-kasus kedokteran kehakiman di Indonesia.
Prof. dr. HB Saanin wafat pada 18 Maret 1988 di Bandung. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya yang luar biasa bagi dunia medis dan sosial, Pemerintah meresmikan perubahan nama RSJ di Padang menjadi Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Hasan Basri Saanin pada tahun 2000.
Jejak langkah putra asli Minangkabau ini menjadi inspirasi tentang bagaimana ilmu kedokteran jiwa dapat dikembangkan dengan rasa kemanusiaan dan kepastian hukum demi kesejahteraan masyarakat.
#wkp/ede
