GUNUNG Singgalang, salah satu gunung indah di Sumatera Barat (Sumbar) Indonesia, rupanya tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga dengan misteri yang menyelubunginya. Salah satu misteri yang paling menarik adalah keberadaan makhluk misterius yang melegenda, dikenal sebagai "Si Bigau".

Si Bigau, menurut cerita rakyat setempat, adalah makhluk kecil berpostur tubuh sekitar 80cm. Wujudnya mirip dengan monyet, namun yang membedakannya adalah wajahnya yang menyerupai manusia.

Makhluk ini konon memiliki kemampuan luar biasa untuk berlari dengan kecepatan yang membuatnya sulit dikenali oleh mata manusia.

Namun, daya tarik utama Si Bigau bukan hanya dari penampilannya yang unik, melainkan juga peranannya sebagai penjaga hutan di Gunung Singgalang.

Menurut legenda setempat, Si Bigau memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam, khususnya dalam pemeliharaan babi hutan dan binatang lainnya di wilayah gunung ini.

Menariknya, untuk melakukan kegiatan berburu di Gunung Singgalang, para penduduk setempat meyakini bahwa mereka harus meminta izin terlebih dahulu kepada Si Bigau.

Konon, hal ini dilakukan sebagai tanda penghormatan terhadap makhluk misterius ini yang dianggap sebagai penjaga alam yang setia.

Si Bigau (atau Si Bingau) adalah sosok makhluk supranatural atau manusia jadi-jadian dalam legenda Minangkabau yang dipercaya dapat berubah wujud menjadi babi hutan (kundia). Legenda ini mengisahkan Si Bigau sebagai anak keras kepala yang diusir ibunya dan menjadi penunggu hutan, sering digambarkan berwujud monyet berbulu dengan tumit kaki terbalik. 

Berikut adalah beberapa detail mengenai Si Bigau:

Asal-usul: Berasal dari kisah seorang anak yang durhaka dan diusir oleh ibunya, lalu hidup sendiri di hutan dan berubah menjadi makhluk halus.

Wujud: Sering digambarkan berbulu seperti monyet tetapi wajahnya mirip manusia, bertubuh pendek, dan kaki dengan tumit terbalik.

Kepercayaan Masyarakat: Diyakini sebagai penunggu hutan dan makhluk halus pemelihara babi hutan. Pemburu babi seringkali menganggap perlu meminta izin kepada Si Bigau sebelum berburu.

Kaitan dengan Babi: Masyarakat setempat percaya bahwa babi-babi hutan di hutan tertentu adalah keturunan dari Si Bigau. 

Cerita ini mencerminkan pandangan tradisional mengenai hubungan antara perilaku buruk manusia dan hukuman alam/supranatural.

Sejauh ini, kebenaran tentang keberadaan Si Bigau masih menjadi misteri besar. Beberapa penduduk setempat bersumpah telah melihat makhluk ini dalam pengalaman pribadi mereka, sementara yang lain menganggapnya sebagai cerita rakyat semata.

Namun, cerita tentang Si Bigau terus menjadi daya tarik bagi para peneliti dan pengunjung yang tertarik dengan keajaiban alam dan mitos lokal.

Pakar antropologi dan ahli folklore lokal mengatakan bahwa cerita tentang Si Bigau telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Meskipun banyak yang menganggapnya sebagai mitos belaka, kepercayaan dan penghargaan terhadap alam yang tercermin dalam cerita ini memberikan nilai tersendiri bagi masyarakat setempat.

Misteri Si Bigau di Gunung Singgalang memberikan tambahan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang mencari pengalaman unik di alam.

Apakah Si Bigau benar-benar penjaga hutan atau hanya bagian dari imajinasi yang memikat, tetap menjadi tanda tanya besar yang mewarnai keindahan dan misteri Gunung Singgalang. 

#rmb/bin







Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top