Ir. Insannul Kamil, M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng
Ketua LPJK 2026 -2029
JAKARTA -- Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) 2026-2029 Ir. Insannul Kamil menyatakan dirinya siap mengawal program ambisius Kementerian Pekerjaan Umum (PU) 608. Sebab, program PU 608 ini merupakan strategi besar pemerintah dalam memperkuat fondasi infrastruktur nasional sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem.

Agenda tersebut diposisikan bukan sekadar rangkaian proyek fisik, melainkan langkah terintegrasi yang dirancang untuk memberikan dampak sistemik terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Insannul Kamil yang oleh banyak kalangan akrab disapa "Nanuk" menilai arah kebijakan pemerintah melalui Program 608 menjadi momentum strategis bagi seluruh ekosistem jasa konstruksi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang terencana dan masif akan menciptakan multiplier effect yang luas, mulai dari peningkatan daya saing daerah hingga terbukanya lahan kerja baru.

“Program PU 608 ini adalah langkah strategis pemerintah. Dampaknya akan terasa pada seluruh investasi yang dilakukan, karena fondasinya adalah infrastruktur. Jika infrastrukturnya kuat, maka pertumbuhan ekonomi akan ikut terdorong,” ungkap Insannul Kamil selepas pengukuhan Pengurus LPJK 2026-2029 di Kantor Kementerian PU Jakarta, Rabu, (4/3/2026).

Ia menegaskan, dalam empat tahun ke depan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) akan memprioritaskan penguatan peran kelembagaan, tata kelola, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku jasa konstruksi nasional. Langkah ini dinilai krusial agar industri konstruksi siap menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung target ambisius pemerintah.

Perkuat Peran LPJK

“Selama empat tahun ini, Insya Allah kami akan melanjutkan dan memperkuat peran LPJK agar menjadi daya dorong yang solid dalam mewujudkan program-program 608 yang telah disampaikan Bapak Menteri,” bebernya.

Insanul menambahkan, kolaborasi erat antara pemerintah, badan usaha, dan asosiasi profesi menjadi kunci keberhasilan implementasi program strategis tersebut. LPJK, kata dia, akan memastikan sistem sertifikasi, standar kompetensi, dan tata kelola jasa konstruksi semakin kuat dan adaptif terhadap dinamika pembangunan.

Dengan penguatan kelembagaan serta sinergi lintas sektor, Program 608 diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam mengurangi kesenjangan, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong transformasi ekonomi nasional berbasis infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.

#ksm/ede




Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top