NAMA Drs. H. Mukhlis Rahman, M.M., yang menyandang gelar adat Datuak Rajo Basa, telah terukir kuat dalam sejarah pembangunan Kota Pariaman. Menjabat sebagai Wali Kota selama dua periode (2008–2018), sosok birokrat senior ini dikenal sebagai pemimpin yang tenang namun memiliki visi tajam dalam membawa "Kota Tabuik" menuju gerbang modernisasi tanpa meninggalkan akar budaya.

Lahir di Sikapak, Pariaman, pada 6 Juni 1958, Mukhlis adalah putra ketiga dari lima bersaudara pasangan Abdurrahman dan Bainar. Kehidupannya yang bersahaja dan kedekatannya dengan nilai-nilai lokal menjadi modal utama dalam memimpin masyarakat Pariaman yang agamis dan berbudaya.

Pendidikan: Sang Biolog yang Merambah Dunia Manajemen

Jejak akademis Mukhlis Rahman dimulai dari tanah kelahirannya, menempuh pendidikan di SD 1 Sikapak, lalu berlanjut ke SMP 1 dan SMA 1 Pariaman. Kecerdasannya membawanya ke Universitas Andalas (Unand), di mana ia meraih gelar sarjana dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) jurusan Biologi pada tahun 1983.

Tak berhenti di situ, semangatnya untuk mendalami tata kelola pemerintahan membuatnya kembali ke bangku kuliah. Ia berhasil meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Negeri Padang (UNP) pada tahun 2003, sebuah bekal intelektual yang sangat membantunya dalam menata birokrasi di Kota Pariaman.

Satu Dekade Memimpin: Dari Helmi Darlis hingga Genius Umar

Kepercayaan masyarakat Pariaman kepada Mukhlis Rahman terbukti sangat besar. Pada periode pertamanya (2008–2013), ia berpasangan dengan Helmi Darlis, S.H., S.Pn. Keberhasilannya di periode pertama membuatnya kembali terpilih untuk periode kedua (2013–2018), kali ini didampingi oleh Dr. Genius Umar, S.Sos., M.Si.

Di bawah nakhodanya, Pariaman mulai bersolek menjadi kota tujuan wisata bahari yang diperhitungkan di tingkat nasional. Integrasi antara pembangunan infrastruktur pesisir dengan pelestarian tradisi lokal menjadi salah satu warisan penting yang ia tinggalkan untuk generasi penerus.

Kehidupan Pribadi dan Dukungan Keluarga

Di balik kesuksesannya sebagai pejabat publik, Mukhlis adalah sosok ayah dan suami yang sangat mencintai keluarga. Menikah dengan Dafreni Afdal, pasangan ini dikaruniai empat orang buah hati: Rosa Estetika, Ory Ovianda, Putra Mukhni Oktabio (alm), dan si bungsu Putri Amelia. Dukungan penuh dari keluarga inilah yang menjadi pilar kekuatannya dalam mengarungi dinamika politik dan pemerintahan selama satu dekade.

Profil Singkat Drs. H. Mukhlis Rahman, M.M.

Gelar Adat: Datuak Rajo Basa

Tempat/Tanggal Lahir: Pariaman, 6 Juni 1958

Pendidikan: S1 Biologi Universitas Andalas, S2 Manajemen Universitas Negeri Padang

Jabatan Politik: Wali Kota Pariaman (2008–2018)

Kesimpulan

Mukhlis Rahman bukan sekadar mantan Wali Kota; ia adalah arsitek yang memberikan karakter bagi Kota Pariaman. Dengan gelar adat Datuak Rajo Basa, ia membuktikan bahwa kepemimpinan yang sukses adalah kepemimpinan yang mampu memadukan kecerdasan akademis dengan kearifan lokal.

#wkp/ede





 
Top