MUHAMMAD Asli Chaidir, yang lahir pada 10 April 1952 di Kota Padang, merupakan sosok politikus yang memiliki fondasi karakter sangat kuat dari dunia wirausaha. Jauh sebelum namanya dikenal di panggung politik nasional, ia adalah seorang pengusaha sukses yang merintis karier dari bawah sebagai direktur perusahaan konstruksi dan perdagangan. 

Pengalamannya selama puluhan tahun di dunia bisnis, termasuk keterlibatan aktifnya di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat, menanamkan nilai-nilai efisiensi, kedisiplinan dan visi strategis yang menjadi modal berharganya saat memasuki ranah kebijakan publik.

Karier legislatif Asli Chaidir dimulai di tingkat daerah, di mana ia dipercaya menjadi anggota DPRD Sumatera Barat pada tahun 2004. Kepiawaiannya dalam berkomunikasi dan membangun konsensus membawanya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat periode 2009–2014. 

Di bawah kepemimpinannya saat itu, ia dikenal sebagai sosok yang mampu menjembatani berbagai kepentingan demi kelancaran program pembangunan di tingkat provinsi. Kematangan kepemimpinan di daerah ini kemudian membuka jalan baginya untuk melangkah ke kancah yang lebih luas di tingkat nasional.

Kepercayaan masyarakat Sumatera Barat terhadap integritasnya terbukti sangat solid, yang mengantarkannya menjadi Anggota DPR RI selama dua periode berturut-turut, yakni 2014–2019 dan 2019–2024. Selama satu dekade di Senayan, Asli Chaidir menjadi salah satu pilar utama yang menyuarakan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan Sumatera Barat I. 

Sebagai legislator senior, ia tidak hanya fokus pada fungsi pengawasan dan anggaran, tetapi juga aktif dalam memperjuangkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi lokal dan pemerataan infrastruktur di tanah kelahirannya.

Selain dikenal sebagai politikus yang handal, Asli Chaidir juga merupakan sosok organisatoris yang sangat aktif di berbagai bidang, mulai dari olahraga hingga sosial kemasyarakatan. Ia pernah memimpin organisasi seperti Pertina Sumatera Barat dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) setempat, menunjukkan kepeduliannya pada pengembangan bakat generasi muda melalui olahraga. 

Perannya dalam struktur organisasi politik di tingkat wilayah juga menegaskan kapasitasnya sebagai tokoh yang dihormati dalam membangun soliditas tim dan mengarahkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Kini, dengan rekam jejak yang membentang dari dunia usaha hingga kursi parlemen nasional, Muhammad Asli Chaidir telah mewariskan semangat dedikasi yang tinggi bagi generasi penerusnya. Salah satu putranya, Hendri Septa, juga mengikuti jejak pengabdian di ranah publik, yang menunjukkan bagaimana nilai-nilai kepemimpinan terus dijaga dalam keluarga. 

Perjalanan hidup Asli Chaidir adalah cerminan dari seorang putra daerah yang tidak pernah berhenti belajar dan mengabdi, membuktikan bahwa pengalaman nyata di lapangan adalah kunci untuk menjadi wakil rakyat yang dipercaya dan diandalkan.

#wkp/ede




 
Top