JAKARTA – Mardiansyah ‘banjir’ dukungan dari Alumni Universitas Bung Hatta (UBH) yang tinggal dan menetap di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi).
Keinginan maju sebagai Bakal Calon Ketua Umum (Balon Ketum) Alumni UBH dalam Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni UBH yang sedianya digelar pada awal April 2026 ini disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi dan halal bi halal dengan Alumni UBH di Jabodetabek.
Dalam pertemuan tersebut, Mardiansyah memaparkan pemikirannya jika dipercayai dan diamanahkan sebagai Ketum Alumni UBH, yakni "Shaping the Future of Bung Hatta University Alumni" atau terjemahannya "membentuk masa depan alumni Universitas Bung Hatta".
Pemaparannya menarik perhatian para alumni yang ada di Jabodetabek. “Belum terkontaminasi dan tidak memihak kemana-mana, tulus dari hatinya untuk membentuk masa depan alumni UBH tentunya dengan power yang dimilikinya sekarang,” ucap Ir. Moeharmein Zein Chaniago, alumni UBH yang juga menetap di wilayah Jabodetabek.
Moeharmein Zein menilai, Dian begitu sapaan akrab Mardiansyah, mampu membawa organisasi alumni ini ke arah yang lebih baik. Contohnya visi dan misi ke depan yang jelas dan tak omon-omon.
“Saya melihat Dian sebagai sosok pemimpin mampu melakukan konsolidasi dua organisasi yang mulai terpecah ini. Saya pun tawarkan jika terpanggil untuk memimpin Alumni UBH ke depan. Ia pun nyatakan siap apabila dipercaya dan diamanahkan,” ucap Moeharmein Zein Chaniago yang saat ini menjabat Direktur Utama PT Adhi Karya.
Hal serupa pun dilihat Daswil Bakar, Pembina Keluarga Minang di Papua yang kini dipercayai sebagai Staf Khusus Gubernur, Bupati dan Walikota di Papua untuk Lintas Kementerian.
“Keinginan kami berdua sama yakni kekompakan alumni dan silaturahmi tetap terjalin harmonis. Sebab Alumni bagi universitas adalah aset strategis yang krusial untuk meningkatkan reputasi akreditasi dan kualitas pendidikan,” ucapnya.
Daswil Bakar dan Moeharmein Zein Chaniago menilai junior mereka Dian -- mahasiswa Teknik Sipil (S1) Angkatan 1996 yang sekarang dipercayai sebagai Direktur Operasi 2 PT Hutama Karya (Persero) -- merupakan representasi seorang pemimpin alumni dengan kemampuan finansial yang kuat serta punya kapasitas untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Dari pemaparan yang disampaikan beliau, saya pribadi melihat Dian sosok pribadi yang jujur dan tak omon-omon/tak banyak bicara, langsung melaksanakan tugasnya sebagai Ketum Alumni UBH. Bukan hanya kumpul, tapi tumbuh bersama dan saling menguatkan,” ucap Daswil Bakar.
Hal itu sesuai visi menjadikan Alumni UBH sebagai jaringan profesional yang solid, berdaya secara ekonomi, dan berpengaruh secara nasional.
Menurut Daswil Bakar, misi Balon Ketum Alumni UBH, Mardiansyah pun menarik. Yakni, membangun database alumni terintegrasi nasional. Membangun gedung Alumni Universitas Bung Hatta. Membentuk ekosistem ekonomi alumni (bisnis dan investasi), dan memperkuat kolaborasi alumni kampus industri dan menjadikan alumni sebagai kekuatan sosial yang bermanfaat.
“Bagi saya pribadi, misinya membangun gedung Alumni Universitas Bung Hatta adalah ide brilian, karena selama ini kita tak memiliki gedung sendiri,” jelas Daswil Bakar.
Daswil Bakar menilai Mardiansyah adalah sosok anak muda energik yang jelas banyak berbuat untuk kampus.
“Itu terlihat jelas, ia banyak membawa magang adik-adik angkatan untuk magang di tempatnya bekerja,” ucap Daswil Bakar memberikan contoh.
Dijelaskannya, dari visi dan misi yang disampaikannya tentu akan menjadi pedoman kegiatan dan bekerja bagi segenap pengurus dan anggota Alumni Universitas Bung Hatta.
Sementara itu, Mardiansyah yang berlatar seorang aktivis kampus menyatakan siap maju sebagai ketua alumni sebagai wujud kecintaan terhadap almamater yang telah memberikan banyak kontribusi dalam perjalanan hidup.
#sbm/ede


