ACEHTIMUR, ACEH -- Sumur minyak yang dibor secara tradisional kembali meledak di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Jumat (31/5/2024) dini hari. 

Kapolsek Birem Bayeum AKP Lilik Harwanto menyebutkan, sumur minyak itu meledak disebabkan kerusakan pada mesin pompa penyedot minyak sehingga api menyambar sumur minyak. 

Sumur itu milik warga atas nama Rajawali (nama panggilan) asal Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Ia mengatakan, api menyala dengan tinggi mencapai 10 hingga 20 meter.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” kata Lilik saat dihubungi, Jumat. 

Menurut informasi dari masyarakat, sambung Kapolsek, sumur minyak itu aktif mengebor minyak sejak satu bulan terakhir. 

"Kami koordinasi dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), SKK Migas dan Pertamina untuk penanganan kasus ini. Agar kasus serupa tidak terulang lagi,” sebutnya.

Kejadian Serupa di Jambi Bakar 10 Hektar Tahura, 1 Pekerja Tewas

Masih di wilayah Sumatera, pada Sabtu (10/2/2024) silam sumur minyak ilegal meledak juga terjadi di Provinsi Jambi. Lokasi persisnya di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari. Selain menewaskan seorang pekerja, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saefuddin seluas 10 hektar turut terbakar. Api baru bisa dipadamkan setelah lebih dari dua pekan

Pasca kejadian kebakaran akibat ledakan sumur minyak ilegal tersebut, pihak kepolisian telah menetapkan empat orang tersangka. Satu diantaranya telah meninggal dunia.

#kpc/gia




 
Top