PEKANBARU - Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun didampingi Kepala Kesbangpol Pekanbaru Zulfahmi Adrian menerima Audiensi DPW LSM-LIRA Riau dan DPD LIRA Pekanbaru yang berlangsung di ruang pertemuan kantor MPP pada Kamis (22/09/2022).

Dalam pertemuan itu, Sekda LSM-LIRA Kota Pekanbaru Mathenin dalam sambutan pembuka mengucapkan terima kasih kepada Pj. Walikota yang menerima LSM-LIRA untuk melakukan silaturahmi.

Indra Mahyeldi selaku Dewan Pembina LSM LIRA Pekanbaru membuka dialog dengan mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat Pj. Walikota Pekanbaru. Pihaknya menyebut sejak Pj. Walikota Pekanbaru Muflihun memimpin kota ini ada sedikit perubahan yang dapat dirasakan masyarakat. Meski demikian dirinya tetap menyampaikan bahwa Pekanbaru masih butuh sebuah lembaga LSM sebagai kontrol sosial, artinya semua kebijakan walikota yang bersifat untuk kemakmuran warga Pekanbaru harus didukung dan kebijakan yang menyimpang untuk kesejahteraan rakyat tentu harus dikritisi.

Gubernur LIRA Sumbar Komandoi Aksi Tuntut Permintaan Maaf Effendi Simbolon 

"LSM LIRA Pekanbaru masih dibutuhkan untuk membangun kota ini, sebagai kontrol sosial tentunya akan menjadi mitra pemerintah dalam menilai sebuah kebijakan yang pro kepada rakyat. Nah hari ini kita anggap Pj. Walikota Muflihun telah membawa perubahan yang lebih baik untuk pembangunan kota Pekanbaru," ucapnya.

Siap Beri Masukan Konstruktif

Pihaknya juga menyampaikan secara langsung kepada Pj. Walikota, LSM LIRA Pekanbaru dibawah kepemimpinan Walikota Arsyad Noor tetap komit dan menjaga hubungan baik dengan pemerintah kota Pekanbaru. Saran yang bersifat kontruktif akan selalu diberikan sehingga LSM LIRA akan mengisi ruang untuk membangunkan Pekanbaru jauh lebih baik dari hari ini.

"Saya mewakili Walikota LIRA Pekanbaru tadi menyampaikan bahwa LIRA siap memberikan masukan yang konstruktif kepada Pemko Pekanbaru, sehingga tujuan pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Pekanbaru," jelasnya.

Gubernur LSM-LIRA Provinsi Riau, Boma Harmen juga menjelaskan bahwa LSM-LIRA lahir tahun 2005 dari Blora Center sewaktu pemenangan SBY-Boediono Dan SBY-JK dengan Presiden LSM-LIRA Drs. H. M Jusuf Rizal.SH.SE.M.SI yang juga Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI).

Berkat Jusuf Rizal, Alhamdulillah LSM-LIRA mendapat penghargaan dari Rekor MURI. Hingga saat ini LIRA masih LSM satu satunya di Indonesia yang tercatat di MURI, karena ada di 34 Provinsi dan 576 Kabupaten/Kota Di Indonesia. 

"LSM-LIRA merupakan LSM Penggiat Anti Korupsi, Lembaga Survey, Sosial, Budaya dan Bela Negara. Mari kita sinergi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, saling bahu membahu. Kami yakin, ketika kebersamaan dilakukan, Insya Allah Kota Pekanbaru yang kita cintai menjadi kota yang lebih baik," cakap Boma yang juga Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Riau.

Sementara PJ Walikota Pekanbaru Muflihun menyampaikan apresiasinya terhadap adanya lembaga-lembaga Ormas serta LSM dari masyarakat yang merupakan civil society control.

Governance merupakan tatanan pengelolaan pemerintah yang harus dikelola dengan baik, karena dengan adanya tatanan pengelolaan yang baik, maka kita bisa memberikan perencanaan yang terbaik dan dapat mensejahterakan rakyat dengan tetap patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan,” ungkapnya.

Tambahnya, niat saat ini hanya untuk membuat Pekanbaru yang juga dijuluki "Kota Bertuah" jauh lebih baik dari kemarin, masyarakat bisa menikmati pembangunan baik dari segi kesehatan, pendidikan hingga pelayanan. Namun semua itu tentu dibutuhkan kerjasama dari berbagai elemen salah satunya LSM LIRA dapat mengisi ruang itu sebagai kontrol sosial.

"Saya mengajak kawan-kawan dari LSM LIRA untuk membangun Pekanbaru lebih baik, ada ruang kerjasama sesuai tugas dan fungsi LSM yang harus LIRA isi. Ayo kawal pembangunan Pekanbaru untuk masyarakat, katakan baik jika itu baik dan katakan salah jika itu memang salah" ujarnya tegas.

Muflihun juga mengajak LIRA untuk menyampaikan program yang telah dibuat kepada masyarakat. Hari ini banyak program yang telah dirancang oleh Pemko Pekanbaru dan akan segera dilaksanakan, misalnya pemberian uang duka, bantuan beasiswa pendidikan, pemberian honor ke fokompicam dll.

"Kita sudah merancang program yang langsung berdampak kepada masyarakat seperti memberikan uang duka kepada masyarakat Pekanbaru, meski diakui saat ini APBD Pekanbaru masih kecil namun diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, selain itu beasiswa pendidikan yang selama ini tidak ada, kita akan kembalikan berikan kepada keluarga tidak mampu sedang untuk unsur pimpinan kecamatan seperti Babinsa dan lain tahun ini kita usahakan agar mereka mendapat honor dari pemerintah, nah disini LIRA sangat dibutuhkan sebagai pengawas dan memberikan informasi dari program tersebut" bebernya 

Selain itu dirinya juga sedang konsentrasi dengan permasalahan banjir dan sampah, sedangkan masalah penambahan sekolah tahun depan pihaknya mengaku akan membuat tiga sekolah baru setingkat SMP dan SMA

"Jika ditanya masalah sampah dan banjir sampai saat ini saya masih terus berupaya untuk menyelesaikan dua masalah ini, salah satunya dengan giat gorong royong yang melibatkan TNI, mengerahkan seluruh alat berat yang dimiliki untuk membersihkan drainase bahkan anak-anak sungai pun tak luput untuk dibersihkan. 

"Masalah sampah saat ini saya dan tim selalu memantau di setiap jalan Pekanbaru, pihak terkait juga sudah diperintah untuk bekerja maksimal agar tak ada sampah yang menumpuk. Untuk sarana pendidikan tahun depan dengan segala kekurangan APBD, saya akan tetap berjuang untuk mendirikan bangunan sekolah baru karena data yang saya dapat masih ada 11 ribu anak yang belum bisa masuk ke sekolah negeri. 

"Jadi kembali kami mengajak LSM LIRA untuk hadir sama-sama mewujudkan program ini lakukan tugas dan fungsi", ungkapnya.

#rel/zro




 
Top