PADANG — Meski hujan masih berlanjut sejak pagi hingg Jumat (8/3/2024) siang, namun, sejumlah intake Perumda Air Minum (AM) Kota Padang yang sebelumnya off, sudah beroperasi kembali. Ini seiring mulai normalnya air sungai yang meluap pada Kamis (7/3/2024).

Kasubid Humas Ardie Zein dan Asisten Manager Pendistribusian Air Perumda AM Kota Padang Ade Mukhlis mengatakan, sejak Jumat pagi beberapa IPA sudah mulai beroperasi lagi.

“Beberapa IPA sudah mulai beroperasi lagi. Yakni IPA Paraku, Taban, Sikayan,” ujarnya dihubungi Jumat (8/3/2024) siang.

Ade Mukhlis mengakui, derasnya air sungai sempat menyebabkan pipa DN 250 GI air baku Gadut patah. Hal ini berdampak kepada pasokan air ke pelanggan di kawasan Gadut, Padangbesi, Bandarbuat dan sekitarnya.

Sejak Jumat (8/3/2024) pagi petugas berjibaku melakukan perbaikan. “Kita targetkan perbaikan tuntas hari ini (kemarin, red), sehingga IPA Gadut kembali beroperasi,” ujarnya. Direktur Teknik Andri Satria memantau langsung proses perbaikan tersebut.

Selain memperbaiki pipa yang patah, pembersihan intake yang tersumbat sampah dikebut petugas agar pasokan air ke pelanggan kembali normal.

Menjelang pengerjaan selesai, pelanggan dipasok dengan air tangki. Ade Mukhlis mengatakan, sejak Jumat  (8/3/2024) pagi sudah 5 tangki yang didistribusikan, sekali jalan 8 trip. Antara lain ke Panti Tunagrahita Kalumbuk, RSUD Rasidin, Kompleks TNI Jondul dan lainnya.

“Kami juga mensuplai air tangki untuk pengungsi di Kantor Lurah Banuaran,” ujarnya.

Ia berharap pada Sabtu (9/3/2024) tidak lagi turun hujan sehingga operasional semua IPA dan distribusi air kembali normal dan lancar.

“Kita selalu mengimbau kepada pelanggan agar  tetap menyetok air di rumah dalam wadah yang besar. Jika terjadi gangguan distribusi air sewaktu-waktu, maka untuk kebutuhan sehari-hari tidak terkendala,” imbau Ardie Zein.

Apalagi anomali cuaca saat ini tidak bisa diprediksi. Kadang panas kadang hujan lebat yang dapat menyebabkan gangguan pengolahan air baku Perumda Air Minum Kota Padang yang umumnya bersumber dari sungai-sungai yang ada di Padang. 

Vito, 47, salah satu pelanggan di Banuaran, Padang mengaku, pagi kemarin air di rumahnya belum hidup. “Mudah-mudahan siang ini hidup karena cadangan air saya tinggal sedikit,” ucapnya.

#rel/ede




 
Top