ACEHTIMUR, ACEH – Informasi ihwal mirisnya nasib keluarga di Gampong Tanjong Kecamatan Idi Rayeuk Aceh Timur sempat viral di media sosial setelah dibagikan berkali-kali melalui grup whatsapp (WA). 

Diinformasikan bahwa keluarga malang tersebut tidak mampu membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya sehingga untuk makan sehari-hari keluarga terpaksa makan batang keladi/talas dan pepaya mengkal yang didapatkan sekitar tempat tinggal mereka.

Berdasarkan informasi, Muhammad (40) selaku kepala keluarga menderita penyakit Diabetes Mellitus (DM) dan pasca operasi Hernia pada 23 September 2023 lalu. Sedangkan istrinya baru selesai menjalani operasi usus buntu

Muhammad sehari-hari berprofesi sebagai tukang kusuk tradisional. Penghasilannya jauh di bawah cukup, sementara di tengah kekurangan ia juga harus membiayai kebutuhan 3 orang anak, istri dan ibunya yang sudah renta.

Dua pekan lalu, diperoleh informasi bahwa keluarga Muhammad bahkan sempat makan batang keladi dan pepaya mengkal selama berhari-hari sebagai pengganjal perut. Ketika Muhammad sekeluarga sudah sangat lemas tidak ada makanan, Tgk. Ridwan warga gampong setempat mengetahui kondisi tersebut dan membantu beli beras untuk dimasak. Ia juga mengambil video tentang kondisi keluarga tersebut, lalu membagikan di salah satu group WA. 

Begitu melihat video tentang kondisi keluarga Muhammad, anggota grup WA yang diketahui adalah salah seorang warga Aceh di perantauan Malaysia, kemudian meneruskan kepada Muhammad Daud Staf ahli Anggota DPD RI H Sudirman (Haji Uma).

Mengetahui hal itu, Muhammad Daud langsung berkoordinasi dengan Haji Uma untuk tindak lanjut sekaligus menugaskan Rahmat, Staf Penghubung Haji Uma di Aceh Timur untuk memastikan tempat tinggal keluarga Muhammad di Gampong Tanjong Idi Rayeuk.

Setelah memastikan kebenarannya, Haji Uma langsung menurunkan bantuan kebutuhan pokok untuk persediaan selama satu bulan kepada keluarga Muhammad yang diantar oleh Rahmat.

“Sangat memprihatinkan masih ada warga kita Aceh yang berhari-hari harus makan batang keladi/talas, karena tidak memiliki makanan lain untuk dimakan, saya yakin masih banyak warga Aceh lainnya yang mengalami nasib sama namun luput dari perhatian kita” ungkap Daud Staf Ahli Haji. 

#linear/red








 
Top