BANDAACEH -- Kepolisian Daerah (Polda Aceh) memetakan ada 307 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Aceh dengan status sangat rawan sehingga butuh pengamanan ketat.

Data dari Biro Ops Polda Aceh, ada sekitar 2.723 TPS dengan status rawan dan 13.016 TPS kurang rawan. Diketahui untuk Pemilu 2024, terdapat 16.046 TPS di Tanah Rencong.

Karo Ops Polda Aceh Kombes Heri Heryandi mengatakan pihaknya telah melibatkan 9.899 personel dalam Operasi Mantap Brata (OMB) Seulawah 2023-2024 yang siap mengamankan seluruh tahapan pemilu.

Heri menyebut pihaknya juga menyiapkan 8.543 personel untuk mengamankan TPS di seluruh jajaran polres, termasuk BKO dari Polda 1.423 personel dan Brimob 260 personel.

Personel tersebut akan ditempatkan untuk mengamankan TPS, yang meliputi TPS kurang rawan 5.206 personel, TPS rawan 2.723 personel, dan TPS sangat rawan 614 personel.

"Artinya, seperti yang disampaikan Kapolda, bahwasanya Polda Aceh siap mengamankan Pemilu 2024. Bersama masyarakat kita sukseskan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan kondusif," ucap Heri dalam keterangannya, Rabu (8/2/2024).

Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko memastikan bahwa personelnya siap untuk mengamankan tempat pemungutan suara (Pam TPS) sesuai plotting masing-masing pada Pemilu 2024, 14 Februari mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kartiko usai mengecek langsung pembagian perlengkapan perorangan dan pendistribusian anggaran pengamanan di Polda Aceh.

Ia mengatakan perlengkapan perorangan seperti ransel, buku panduan, obat-obatan, serta dukungan anggaran operasi pengamanan sudah dibagikan kepada masing-masing personel.

"Saya bersama Irwasda dan pejabat utama Polda Aceh mengecek langsung dan memastikan semua perlengkapan perorangan dan dukungan anggaran operasi sudah disalurkan utuh, tanpa ada potongan atau pengurangan," kata Kartiko.

#cnn/gia




 
Top