SEJARAH mencatat banyak putra terbaik Minangkabau yang dipercaya memimpin di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah Mayjen TNI (Purn.) Moenafri, S.H. Lahir di Padang Panjang, dia adalah sosok perwira militer yang tidak hanya tangguh di medan operasi, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu di bidang hukum, sebuah kombinasi yang membawanya pada kursi kepemimpinan tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah.
Titik Awal: Perjuangan Melawan Agresi di Tanah Kelahiran
Perjalanan pengabdian Moenafri dimulai dari titik yang sangat krusial bagi sejarah bangsa. Sebagai pemuda Padang Panjang, ia terlibat langsung dalam perjuangan melawan penjajahan saat Agresi Militer Belanda II di Sumatera Barat. Pendidikannya tergolong sangat mumpuni, mulai dari masa pendudukan Jepang hingga berhasil meraih gelar sarjana lengkap dari Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM). Inilah awal mula pembentukan karakter Moenafri sebagai prajurit yang menjunjung tinggi keadilan dan hukum.
Titik Balik: Amanah Menjaga Kedaulatan dan Menjadi Gubernur
Momen titik balik dalam karier Moenafri terlihat dari deretan tugas operasi yang dijalani, mulai dari penumpasan pemberontakan di Sulawesi Selatan hingga Operasi Trikora di Nusa Tenggara Timur. Kepercayaan negara memuncak ketika Presiden Soeharto mengangkat beliau sebagai Gubernur Sulawesi Tengah pada tahun 1978.
Terpilih dengan suara mayoritas di DPRD, ia membawa stabilitas dan perspektif hukum militer dalam tata kelola pemerintahan daerah. Meski masa jabatannya singkat, perannya sebagai jembatan kepemimpinan nasional di daerah sangatlah vital.
Kondisi Saat Ini (Warisan Sejarah)
Sebagai tokoh yang telah purnatugas, jejak kepemimpinan Moenafri tetap tersimpan dalam sejarah pemerintahan Sulawesi Tengah dan catatan militer Indonesia. Ia meninggalkan warisan berupa contoh integritas seorang perwira yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan sipil tanpa kehilangan kedisiplinan militer. Sosoknya menjadi inspirasi bagi putra-putri Sumatera Barat bahwa pengabdian kepada negara tidak mengenal batas wilayah; dari Padang Panjang untuk kejayaan Indonesia.
Kisah Moenafri mengingatkan kita bahwa dengan bekal pendidikan yang kuat dan keberanian, seorang anak daerah mampu memberikan kontribusi besar bagi keutuhan dan kemajuan bangsa.
#wkp/bin
