PEKANBARU -- Brigjen Simson Zet Ringu mengambil apel perdana seusai dilantik menjadi Wakapolda Riau. Dalam apel tersebut, lulusan Akpol 1996 tersebut menyatakan siap mengawal program Greeen Policing menjadi barometer di tingkat nasional.

Dalam apel pasukan yang digelar di lapangan Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Senin (28/9/2026) pagi tadi, Brigjen Simson menyampaikan rasa bangganya karena dipilih menjadi Wakapolda Riau.

"Mengapa saya bangga menjadi bagian dari Polda Riau? Karena berbagai program unggulan daerah yang diusung oleh Polda Riau ini telah dilirik dan diangkat ke level nasional, salah satunya adalah program Green Policing," kata Brigjen Simson.

Perwira tinggi yang memiliki latar belakang pengabdian panjang di Mabes Polri ini menekankan bahwa keberhasilan Green Policing dalam menjaga kelestarian ekosistem tidak dapat diraih secara individual, melainkan membutuhkan sinergi dan visi yang sama dari seluruh insan Bhayangkara.

"Sejak awal mengabdi di kepolisian, ada satu penggalan doa yang selalu saya pegang teguh: 'Sukses melalui kebersamaan'. Kalimat ini bukan sekadar pelengkap kata. Semua program unggulan di Polda Riau-termasuk Green Policing-apabila didukung dengan semangat kebersamaan yang nyata, tidak hanya sukses di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi dikenal di tingkat internasional," kata dia.

Mantan Wakapolda Gorontalo ini berpesan agar seluruh personel hadir secara fisik di tengah-tengah masyarakat. Ia juga tak lupa mengingatkan kepada jajawan agar terus mawas diri dan berhati-hati di era digital ini.




"Setiap tindakan kita berada di bawah pengawasan publik. Ini adalah konsekuensi dan risiko dari pilihan profesi kita. Saya berharap ke depan tidak ada lagi laporan atau pemberitaan negatif terkait pelanggaran oknum yang merusak citra institusi. Mari alihkan seluruh energi dan perhatian kita untuk mensukseskan program-program unggulan yang telah disepakati," paparnya.

Perwira tinggi Polri kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menyampaikan pergantian pimpinan adalah hal yang wajar dan lumrah dalam dinamika sebuah institusi. Namun, ia berharap personel tetap loyal pada siapa pun pimpinannya.

"Pesan saya tegaskan, loyalitas dan pengabdian kita bukanlah kepada figur atau pribadi pimpinannya, melainkan kepada institusi, negara, dan panggilan profesi," tegas dia.

"Jangan pernah bekerja hanya karena melihat siapa yang memimpin. Siapa pun yang berdiri di depan, tetaplah bekerja dengan dedikasi tertinggi. Pegang teguh prinsip: "Masalahmu adalah masalahku, bebanmu adalah bebanku." Tetaplah setia pada panggilan profesi kita sebagai anggota Polri," pungkasnya.

#dtc/bin






 
Top