PANGKALPINANG -- DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) merespons perusakan baliho pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Kota Pangkalpinang. Mereka menyebut perusakan baliho merupakan cara-cara orde baru.

"Ingat ya, kami tidak menuduh siapa pun, tapi cara-cara seperti ini adalah cara-cara orde baru," tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menjawab konfirmasi awak media, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA: Demi Imbalan Rp50 Ribu, Pemuda Ini Tega Hina Kitab Suci Umat Islam Lewat Video Ekstremnya

"Mari kita adu masalah program-program dan kerja nyata. Tapi saya jamin rekan-rekan PDI perjuangan, partai pengusung, pendukung dan relawan tidak akan terprovokasi dengan hal seperti ini," sambungnya.

Dengan adanya perusakan ini, pihak DPC PDIP Pangkalpinang telah membuat laporan ke pihak kepolisian. Termasuk ke Bawaslu Kota Pangkalpinang.

KEPINGIN Gabung Jadi Biro Perwakilan Sumatrazone? Buruan Hubungi Kami via WA: +6283181675398! Syarat Ringan, QUOTA TERBATAS!

"(Kasus ini) sudah dilaporkan oleh DPC PDI Perjuangan Pangkalpinang karena ini terjadi di wilayah teritorial kawan-kawan Pangkalpinang, maka tadi sudah dilaporkan," sebut Didit.

Ditegaskan Didit, peristiwa ini diharapkan jangan sampai terulang kembali, cukup di pasangan Ganjar-Mahfud.

"Kita berharap, ini hal yang pertama dan terakhir, dan ini jangan sampai terjadi lagi bukan hanya pasangan Pak Ganjar dan Pak Mahfud kepada pasangan-pasangan lain juga," tegasnya kembali.

Pelaku perusakan dianggap memilik mental pengecut alias penakut. Seharusnya, kata Didit, anak bangsa harus memiliki etika dan bisa menghargai.

BACA JUGA: Diperiksa KPK 6,5 Jam, Ahok: Jadi saksi buat masalah Ibu Karen! 

"Saya anggap siapapun pelakunya, saya anggap ini gak fair, gak gentlemen dan penakut, kalau bagi PDI Perjuangan kalah biasa, tapi tolong dong kita sebagai anak bangsa saling memiliki etika dan menghargai?," tambahnya.

Baliho pasangan capres-cawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Kota Pangkalpinang dirusak orang tak dikenal. DPC PDIP Pangkalpinang sudah melapor ke polisi.

Pada foto yang diambil pada Rabu (15/11/2023) sore, tampak APS tersebut robek tepat di bagian nam,  baik Capres maupun Cawapres yang diusung PDIP.

Sedangkan lokasi APS yang dirusak tersebut berada di Kecamatan Pangkalbalam dan Pasir Putih, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang. Bawaslu Kota Pangkalpinang membenarkan perihal perusakan APS tersebut.

"Benar, kami (telah) menerima laporan aduan dari Partai PDIP berkenaan dengan APS Capres-Cawapres yang dirusak oleh Oknum yang Tak dikenal," ujar Ketua Bawaslu Kota Pangkalpinang, Imam Ghozali kepada awak media setempat, Rabu (15/11/2023).

#dtc/bin





 
Top