TANAHDATAR, SUMBAR -- Kebakaran melanda satu unit rumah semi permanen di Jorong Duo Koto, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kapolsek Batipuh Selatan, Iptu Armen Nandes, membenarkan kebakaran tersebut menimpa rumah milik Samsami (65), seorang petani setempat.

Menurut keterangan kepolisian, api pertama kali diketahui oleh Zahro (23), mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi kejadian.

“Api terlihat sudah membesar dan membakar bagian atap dapur rumah korban. Saksi kemudian melapor kepada warga sekitar,” ujar Iptu Armen Nandes, Sabtu (31/1/2026).

Warga setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Perangkat desa setempat, Jonius (53), menyebutkan warga bahu-membahu melokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Batipuh dan Kabupaten Tanahdatar dikerahkan ke lokasi.

Iptu Armen Nandes menjelaskan, material bangunan yang bersifat semi permanen menyebabkan api cepat merambat dan sulit dikendalikan.

“Akibatnya, hampir seluruh isi rumah beserta satu unit sepeda motor hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya.

Berdasarkan pendataan sementara, kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta, meliputi kerusakan bangunan dan harta benda milik korban.

Hingga kini, Polsek Batipuh Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” tutup Iptu Armen Nandes.

Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara. 

#bin/cci





 
Top