Edy Samudra Kertagama | Penyair


// Engkau begitu menikmati pesona tubuhnya dalam pertarungan semalam, sampai ia menjerit karena mulutnya kau sumbat dengan seribu dolar darimu.

Simpan saja mabukmu dalam saku baju, siapapun tahu nanti. lebah jantanmu yang menggeroti buah ranum sedikit mau basah? Tidak lagi risau, memang begitu adanya.

“Sampai jumpa besok malam Bill sampai jumpa di luar sana,” kataku sambil kutarik pintu dengan keras, lalu pergi menuju jalan raya yang gelap dan dingin. (*)

Lampung, 2026




Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top