RANAH Minang tak pernah berhenti melahirkan putra-putra terbaik yang mengukir tinta emas di panggung pertahanan nasional. Salah satu tokoh militer berwibawa yang sukses menembus jajaran elit perwira tinggi TNI Angkatan Darat adalah Mayor Jenderal TNI (Purn.) Irwan Zaini (lahir 10 Juni 1963).
Lahir dan besar di Kota Padang, Sumatera Barat, adik kandung dari mantan Wakil Wali Kota Padang (Emzalmi) ini berhasil membuktikan bahwa dengan disiplin baja dan keahlian spesifik, seorang anak daerah mampu memegang komando teritorial yang sangat disegani di republik ini.
Jenderal Spesialis Korps Zeni Tempur
Perjalanan pengabdian Irwan Zaini dimulai saat ia berhasil menuntaskan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) dan lulus sebagai bagian dari Alumni Akmil Angkatan 1987.
Setelah resmi menyandang pangkat perwira, ia memilih jalur yang menuntut kecerdasan teknik tinggi, yaitu kecabangan Zeni (CZI). Korps Zeni bukanlah korps sembarangan; mereka adalah otak di balik konstruksi militer, penjinakan bahan peledak, pembukaan jalur manuver pasukan, hingga fungsi destruksi di medan laga.
Di korps inilah, ketangguhan fisik dan keahlian taktis Irwan Zaini ditempa, hingga menjadikannya salah satu perwira zeni terbaik yang sangat diperhitungkan di generasinya.
Puncak Kejayaan: Memimpin Kodam II/Sriwijaya
Berkat rekam jejaknya yang bersih dan kapasitas kepemimpinannya yang kuat, puncak karier militer Mayjen TNI Irwan Zaini ditandai saat beliau dipercaya menduduki kursi nomor satu sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya.
Ini adalah prestasi yang luar biasa! Sebagai Pangdam II/Sriwijaya yang berpusat di Palembang, jenderal asal Padang ini memikul tanggung jawab besar memimpin langsung kedaulatan pertahanan, pembinaan teritorial, dan kesiapan tempur ribuan prajurit di wilayah yang sangat luas.
Tidak tanggung-tanggung, wilayah komandonya mencakup lima provinsi sekaligus di Bagian Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel):
Sumandera Selatan
Jambi
Bengkulu
Lampung
Kepulauan Bangka Belitung
Setelah sukses menjaga stabilitas di Tanah Sriwijaya, menjelang masa purnatugasnya beliau ditarik ke Markas Besar Angkatan Darat untuk mengemban amanah sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Perdagangan (Ekkudag).
Inspirasi dan Kebanggaan Kampung Halaman
Kisah perjalanan hidup Mayor Jenderal TNI (Purn.) Irwan Zaini adalah bukti nyata yang memberikan inspirasi mendalam bagi taruna muda dan generasi penerus di Sumatera Barat: Bahwa asal-usul dari daerah bukanlah penghalang untuk memimpin komando strategis skala nasional.
Melalui dedikasi tanpa pamrih, beliau tidak hanya menjaga kedaulatan NKRI, tetapi juga telah mengharumkan nama Ranah Minang di kancah militer tanah air.
#wkp/ede
%20Irwan%20Zaini.jpg)

