LANSKAP politik Sumatera Barat mencetak sejarah baru. Annisa Suci Ramadhani Situmeang, S.H., LL.M., resmi menorehkan tintanya sebagai bupati perempuan pertama tidak hanya di Kabupaten Dharmasraya, melainkan juga dalam sejarah kepemimpinan daerah di seluruh Sumatera Barat untuk periode 2025–2030.
Muda, cerdas dan berlatar belakang hukum internasional, kehadiran Annisa membawa angin segar sekaligus membuktikan bahwa perempuan Minangkabau mampu berdiri di garda terdepan kepemimpinan publik.
Gen Kepemimpinan dan Latar Belakang Keluarga
Lahir di Kota Padang pada 19 April 1990, darah kepemimpinan dan pengabdian masyarakat memang mengalir deras di tubuh Annisa. Ia merupakan anak kedua dari Marlon Martua Situmeang, yang tak lain adalah Bupati Dharmasraya pertama (periode 2005–2010).
Ibunya, Rafnelly Rafki, merupakan akademisi yang menjabat sebagai Wakil Rektor II Universitas Perintis Indonesia sekaligus putri dari dr. Rafki Ismail, mantan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat. Lingkungan keluarga yang akademis dan dekat dengan dunia pelayanan publik ini membentuk karakter Annisa sejak kecil. Menariknya, jaringan keluarga ini juga meluas ke tingkat nasional; kakak kandung Annisa, David, menikah dengan salah satu keponakan dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo.
Rekam Jejak Akademik: Dari Universitas Indonesia hingga Columbia University
Pendidikan Annisa berpindah dari satu institusi papan atas ke institusi lainnya. Menghabiskan masa SD dan SMP di Pekanbaru, ia kemudian merantau ke ibu kota dan berhasil menembus SMA Negeri 8 Jakarta, salah satu sekolah paling kompetitif di Indonesia, dan lulus pada tahun 2008.
Minatnya yang mendalam pada dunia hukum membawanya ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Selama di Depok, Annisa aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa, termasuk menjabat sebagai Ketua Divisi Hubungan Alumni Asian Law Students' Association (ALSA) Chapter UI serta anggota Asosiasi Mahasiswa Hukum Bisnis UI. Ia berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 2012.
Satu dekade kemudian, Annisa mempertajam kepakarannya ke level internasional. Ia berhasil meraih gelar Magister Hukum (Master of Laws/LL.M.) dari salah satu kampus Ivy League bergengsi di dunia, Columbia Law School, Universitas Columbia, Amerika Serikat pada tahun 2022. Di sana, ia tetap aktif berorganisasi melalui Columbia Law and Economic Society.
Karier Korporasi Internasional dan Staf Khusus DPR RI
Sebelum terjun ke dunia politik praktis, Annisa membangun karier yang solid sebagai pengacara korporasi. Ia mengawali dedikasinya dengan mengabdi di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Riau pada tahun 2013. Pada tahun yang sama, ia direkrut sebagai Trainee Associate di Hadiputranto, Hadinoto, & Partners (HHP), sebuah firma hukum papan atas yang berafiliasi dengan jaringan global Baker & McKenzie.
Karier hukumnya kian bersinar ketika ia bergabung dengan Melli Darsa & Co. (bagian dari jaringan global PricewaterhouseCoopers/PwC Indonesia). Di firma tersebut, ia dipercaya memegang posisi strategis sebagai Managing Associate sejak April 2014 hingga Maret 2021.
Pengalaman birokrasi dan politiknya mulai terasah saat ia ditunjuk menjadi Staf Khusus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI serta Staf Khusus di Komisi XI DPR RI pada periode Januari 2018 hingga Agustus 2019.
Menang Mutlak Melawan Kotak Kosong dan Pelantikan Bersejarah
Puncak dinamika politik terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Dharmasraya 2024. Maju sebagai calon bupati berpasangan dengan politikus senior Leli Arni, Annisa berhasil menciptakan gelombang koalisi raksasa.
Pasangan Annisa-Leli diusung oleh koalisi gemuk yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Demokrat, PPP, PKS, PAN, dan Hanura. Dengan menguasai 29 dari total 30 kursi di DPRD Kabupaten Dharmasraya, dominasi pasangan ini membuat mereka melenggang sebagai calon tunggal melawan kotak kosong.
Kepercayaan masyarakat Dharmasraya terbukti mutlak. Dalam penghitungan suara, pasangan Annisa-Leli berhasil meraup 65.922 suara atau setara dengan 69,53 persen dukungan masyarakat.
Sejarah baru akhirnya dikukuhkan ketika Annisa Suci Ramadhani bersama ratusan kepala daerah terpilih lainnya dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Merdeka, Jakarta. Di pundak bupati muda ini, harapan besar masyarakat Dharmasraya untuk kemajuan, keadilan, dan inklusivitas kini digantungkan.
#wkp/nov/ede


