ASRIL Sutan Amir merupakan seorang pengusaha sukses Indonesia yang lahir pada 2 Desember 1945 di Kota Padang Sumatera Barat. Ia merupakan putra Minangkabau yang berasal dari Silungkang dan dikenal luas sebagai tokoh kunci dalam industri karet nasional. 

Sebagai pemilik dan pendiri PT Batanghari Group, Asril telah berhasil membangun sebuah kerajaan bisnis yang fokus pada bidang perkebunan dan pengolahan karet hingga produknya diakui oleh pasar internasional.

Melalui PT Batanghari Group, Asril membawahi sejumlah anak perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah di Pulau Sumatra seperti Batanghari Barisan di Sumatera Barat dan Batanghari Tembesi di Jambi. Selain itu perusahaan ini juga memiliki cabang Batanghari Bengkulu Pratama di Bengkulu serta Batanghari Tebing Pratama di Sumatera Utara. 

Kehadiran perusahaan-perusahaan ini menunjukkan skala bisnis yang besar dan terintegrasi dalam mengelola kekayaan alam di wilayah Sumatra.

Salah satu pencapaian besar dalam bisnisnya terlihat pada kinerja Batanghari Tebing Pratama yang mampu mengolah bahan baku hingga mencapai 18.000 ton per tahun. Produk karet hasil olahan perusahaan Asril ini memiliki kualitas tinggi sehingga menjadi komoditas ekspor utama ke negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. 

Hal ini membuktikan bahwa produk yang dihasilkan dari tanah Sumatra memiliki daya saing yang sangat kuat di pasar global.

Kepercayaan dunia internasional terhadap kualitas karet dari Batanghari Group terlihat dari para pelanggan besarnya yang merupakan produsen ban ternama di dunia. Merek-merek global seperti Bridgestone Good Year hingga Yokohama menggunakan karet hasil olahan perusahaan milik Asril Sutan Amir untuk memproduksi ban mereka. 

Pencapaian ini menempatkan Asril sebagai salah satu pengusaha Indonesia yang berperan penting dalam rantai pasokan industri otomotif dunia.

Selain sibuk mengelola bisnis pribadinya Asril Sutan Amir juga sangat aktif dalam organisasi industri dengan menjabat sebagai Ketua Umum Gabungan Pengusaha Karet Indonesia atau Gapkindo. Setelah masa jabatannya berakhir, ia tetap dipercaya untuk memberikan kontribusi sebagai Penasehat Kepengurusan dalam organisasi tersebut. 

Pengalaman dan kepiawaiannya dalam mengelola industri karet menjadikannya sebagai sosok panutan dan pakar yang sangat dihormati oleh sesama pengusaha di Indonesia.

#wkp/bin




 
Top