MENGABDI di dunia militer sekaligus menjaga kesehatan para prajurit pengawal kedaulatan negara adalah sebuah tugas mulia. Rekam jejak gemilang inilah yang melekat pada sosok Brigadir Jenderal TNI (Purnawirawan) dr. Dubel Meriyenes, seorang perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk korps baret hijau.

Lahir di Kota Padang, Sumatra Barat, pada 15 Agustus 1957, putra Minangkabau yang kini berusia 68 tahun tersebut merupakan salah satu tokoh militer yang dihormati, khususnya di lingkungan Korps Kesehatan Militer (Ckm).

Perjalanan Karier dan Puncak Pengabdian

Karier militer Dubel Meriyenes dimulai ketika ia memilih jalur pengabdian melalui Sekolah Perwira Wajib Militer (Sepawamil)—yang kini dikenal sebagai Pa PK TNI—dan berhasil lulus pada tahun 1986. Memiliki latar belakang keahlian di bidang medis, ia kemudian bergabung dengan kecabangan Corps Kesehatan Militer (Ckm).

Dedikasi, loyalitas, dan profesionalismenya di bidang kesehatan militer membawa pria asal Ranah Minang ini terus naik pangkat hingga mencapai level perwira tinggi (jenderal bintang satu). Puncak kariernya di struktural TNI AD diraih saat ia dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Direktur Kesehatan Angkatan Darat (Dirkesad).

Dubel Meriyenes memimpin Dirkesad sejak 10 Desember 2013 hingga April 2015. Selama masa jabatannya, ia bertanggung jawab penuh atas pembinaan kesehatan prajurit, PNS TNI AD, beserta keluarganya, serta kesiapan dukungan kesehatan dalam operasi militer.

Meski kini telah memasuki masa purna tugas (pensiun), rekam jejak dan sumbangsih Brigjen TNI (Purn.) dr. Dubel Meriyenes dalam memajukan sistem kesehatan militer di Indonesia tetap menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda dan para perwira penerus di Korps Kesehatan TNI AD.

#wkp/bin




 
Top