JAKARTA -- PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperluas pengembangan bisnis energi baru terbarukan ke pasar internasional melalui penjajakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bangladesh. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama Bay Group untuk proyek PLTS berkapasitas total 495 MW.

Proyek Dikembangkan di 10 Lokasi

Dalam proyek ini, PLN Indonesia Power akan bekerja sama dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang bergerak di sektor pengembangan energi surya. Rencananya, pengembangan PLTS akan dilakukan di 10 lokasi strategis di Bangladesh.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah awal perseroan dalam memasuki pasar energi di kawasan Asia Selatan. Menurutnya, proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat peran PLN Indonesia Power dalam pengembangan energi bersih di tingkat global.

“Ini merupakan langkah pertama bagi kami di Bangladesh. Besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik dan memperkuat peran PLN Indonesia Power dalam pengembangan energi bersih di pasar global,” ujar Bernadus, dalam akun instagram resmi PLN, dikutip Senin (18/5/2026).

Kolaborasi Perkuat Ekspansi Energi Bersih

Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menyebut pengalaman PLN Indonesia Power di sektor pembangkitan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam kolaborasi tersebut. Ia menilai PLN IP memiliki kapabilitas yang kuat untuk mendukung pengembangan proyek energi surya berskala besar di Bangladesh.

“Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan,” kata Ziaur Rahman.

Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan Direktur Sumber Daya dan Industrialisasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Awidya Santikajaya. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN Indonesia Power memperluas pengembangan solusi energi berkelanjutan di pasar internasional.

#ksm/nov







 
Top