PESSSEL, SUMBAR -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan Rp121 miliar ke pemerintah pusat untuk pembangunan kawasan transmigrasi Lunang-Silaut pada 2024 sebagai Kota Terpadu Mandiri (KTM).

BACA JUGA:  WoW! Sumbar Paling "Lelet" Sambungkan Proyek JTTS!

"Ini satu-satunya pembangunan di Pesisir Selatan yang masuk dalam RPJMN. Kita upayakan KTM Lunang-Silaut menjadi kawasan transmigrasi berdaya saing sesuai RPJMN 2019-2024," kata Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar di Painan, Selasa (12/12/2023).

Ia mengatakan usulan pembangunan yang disampaikan pemerintah kabupaten untuk mendukung kawasan transmigrasi berdaya saing pada pemerintah pusat itu antara lain pembangunan sarana air bersih Rp306,4 juta.

KEPINGIN Gabung Jadi Biro Perwakilan Media Online Sumatrazone di Wilayah Anda? Dapatkan Aneka Fasilitasnya! Hubungi Kami via WA: +6283181675398. SYARAT RINGAN, QUOTA TERBATAS!

Peningkatan jalan poros penghubung Kawasan Silaut III ke pusat kecamatan senilai Rp26,2 miliar. Peningkatan jalan poros penghubung dari Silaut III ke Lunang III Rp57,3 miliar, sehingga konektivitas antar wilayah transmigrasi menjadi lebih tinggi.

"Jadi sangat dimungkinkan menjadikan KTM sebagai pasar tunggal bagi produk yang dihasilkan masyarakat sekitar, karena jarak tempuh yang menjadi lebih singkat," katanya.

Menurut bupati, dengan rampungnya jalan poros tersebut jarak tempuh dari Lunang menuju Silaut hanya terpaut sekitar 12 kilometer saja, "hemat" lebih kurang 40 kilometer dari yang awalnya bisa mencapai lebih dari 50 kilometer.

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten optimis akses yang lebih singkat itu bakal meningkatkan perputaran arus modal dari transaksi yang dihasilkan masyarakat di kedua wilayah transmigrasi yang pada akhirnya memantik pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: Sejoli Berstatus Mahasiswa Unand Kepergok Mesum di Masjid, Begini Tanggapan Rektor..

"Tak heran jika ke depan Lunang dan Silaut secara kewilayahan bakal jadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Pesisir Selatan secara umum untuk mendorong meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat," katanya.

Bupati berharap segenap masyarakat di kawasan transmigrasi Lunang dan Silaut mendoakan agar usulan tersebut menjadi kenyataan, sehingga target mewujudkan KTM Lunang-Silaut berdaya saing pada 2024 terlaksana dengan baik.

Kawasan transmigrasi Lunang Silaut dimulai pada 1973 dan 1974 yang berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta . Pada 1979/1980 proyek Transmigrasi Lunang I diserahkan Departemen Transmigrasi pada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

#ant/mko/red






 
Top