POTRET KEMISKINAN -- Salah satu potret kemiskinan dan belum teraplikasi maksimalnya program wajib belajar (Wajar) 9 tahun di Kota Padang. Pada foto terlihat anak usia sekolah menjadi peminta-minta, saban hari duduk mengharap belas kasihan di teras depan ATM komplek kampus UNP. 
f: ede
PADANG - Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut Pemerintah Kota (Pemko) Padang berhasil menurunkan tingkat kemiskinan kota pada tahun 2022.

Menurutnya, angka kemiskinan dari 4,94 persen pada tahun 2021 menjadi 4,26 persen pada tahun 2022. 

“Alhamdulillah, angka kemiskinan di Kota Padang dari tahun 2021 ke tahun 2022 turun hingga 0,68 persen dengan jumlah sebanyak 6.070 jiwa,” terang Hendri Septa, seperti dilansir dari TribunPadang, Selasa (3/1/2023).

Menurut Hendri Septa, turunnya angka kemiskinan di Kota Padang menandakan bahwa program penanggulangan kemiskinan berhasil.

BACA JUGA: Faktanya Angka Stunting di Ranah Minang Tinggi! 

Program ini berupa menurunkan beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat dan meminimalkan atau pengurangan kantong-kantong kemiskinan.

Selain itu, Pemko Padang juga berhasil menurunkan angka pengangguran terbuka dari 13,37 persen di tahun 2021 menjadi 11,69 persen di tahun 2022.

Hendri Septa mengatakan, program yang digulirkan untuk menurunkan angka pengangguran antara lain memberikan pelatihan untuk calon tenaga kerja 

"Kemudian penempatan tenaga kerja, penciptaan tenaga kerja mandiri, pengurangan pengangguran musiman atau program padat karya," ujarnya.

#trp/bin




 
Top